Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Menulis Paragraf Argumentasi - Halaman 58 Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Lihat Sekitar

Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka


Menulis Paragraf Argumentasi - Halaman 58 Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Lihat Sekitar

Mari kita lanjutkan pelajaran kita Bahasa Indonesia kelas 4 Kurikulum Merdeka tahun 2022.

Pada bab sebelumnya kita telah mempelajari apa itu paragraf argumentasi (pengertian paragraf argumentasi) dan ciri-ciri paragraf argumentasi. Baca: Paragraf Argumentasi, Pengertian dan Ciri-Cirinya.

Nah, sekarang kita akan belajar menulis paragraf argumentasi.

Untuk lebih memudahkan kita belajar menulis paragraf argumentasi, terlebih dahulu kita akan menjawab pertanyaan-pertanyaan berdasarkan teks cerita "Awas!" (baca: Awas! - Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Lihat Sekitar halaman 53 - 56)

Adapun pertanyaan-pertanyaan yang dimaksud adalah sebagai berikut ini.

Paragraf Argumentasi kelas 4

Menulis Paragraf Argumentasi

Kita diminta untuk menuliskan pendapat kita berdasarkan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan di atas.

1. Menurut kalian, apa yang seharusnya dilakukan Rudi? Mengapa?

Menurut saya, seharusnya Rudi bersabar menunggu hingga lampu lalu lintas menyala hijau. Rudi seharusnya tidak melaju ketika lampu masih menyala merah meskipun jalan di depannya terlihat kosong dan sepi. Mematuhi rambu-rambu lalu lintas adalah salah satu contoh karakter kedisiplinan yang harus kita terapkan. Dengan disiplin mematuhi rambu-rambu lalu lintas, Rudi telah mengutamakan keselamatan berkendara baik bagi dirinya sendiri maupun bagi para pengguna jalan yang lain.

2. Bagaimana pendapat kalian tentang tindakan yang dilakukan pengendara sepeda motor? Jelaskan jawaban kalian!

Menurut saya, tindakan yang dilakukan pengendara sepeda motor yang marah kepada Rudi adalah wajar-wajar saja. Wajar kalau pengendara itu marah kepada Rudi karena Rudi telah melanggar lalu lintas sehingga mereka hampir saja celaka. Beruntung mereka bisa dengan sigap menarik rem sehingga meskipun mereka akhirnya terjatuh, namun mereka tidak bertabrakan dan tidak juga terluka parah.

Akan tetapi, sebelum pengendara sepeda motor itu marah-marah, alangkah baiknya apabila dia bercermin dan melihat dirinya sendiri. Dia marah-marah kepada Rudi tetapi dia sendiri juga melanggar peraturan yaitu mengendarai sepeda motor dengan tidak memakai helm. Jadi, pengendara sepeda motor itu juga melakukan kesalahan dan pelanggaran!

Kemudian, tindakan pengendara sepeda motor yang marah-marah kepada Rudi itu jelek dan memalukan. Seharusnya ketika berada di jalanan, pengendara sepeda motor itu bisa bersikap lebih tenang, sopan, dan menghargai sesama pengguna jalan. Tidak malah melakukan tindakan yang kurang terpuji dan justru memalukan itu.

[]

M. Rifan Fajrin
M. Rifan Fajrin guru sekolah dasar yang biasa-biasa saja, tidak mengagumkan, tapi bahagia.