Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

MATERI URBANISASI KELAS 4 SD

Rifanfajrin.com - Pengertian Urbanisasi,  Faktor Penarik, Faktor Pendorong, dan Dampaknya

 Urbanisasi merupakan perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbaniasi terjadi karena masyarakat desa ingin memperbaiki kualitas dan taraf hidupnya.  

Urbanisasi merupakan fenomena sosia yang kerap terjadi di negara berkembang. urbanisasi dikategorikan sebagai jenis interaksi wilayah yang paling sering terjadi di negara dunia ketiga. Interaksi wilayah diartikan sebagai hubungan timbal balik yang saling memengaruhi antara dua wilayah atau lebih.

Interaksi wilayah dapat memicu gejala, kenampakan, atau permasalahan baru yang lebih kompleks. Interaksi yang dimaksud bukan terbatas pada pergerakan manusia, namun juga menyangkut sektor barang dan informasi yang menyertai pola tingkah laku manusia.

Urbanisasi disebabkan karena dua faktor, yaitu faktor penarik dan faktor pendorong.

Pengertian Urbanisasi,  Faktor Penarik, Faktor Pendorong, dan Dampaknya
Urbanisasi 


Faktor Penarik (Pull Factors)

Faktor penarik urbanisasi merupakan faktor yang dimiliki kota yang meyebabkan masyarakat desa "tertarik" untuk melakukan urbanisasi ke kota. Faktor tersebut antara lain:

1. Penduduk desa  menganggap bahwa kota memiliki segalanya, termasuk banyaknya lapangan pekerjaan, serta mudah mendapatkan penghasilan yang signifikan.

2. Kota menawarakan fasilitas umum yang lengkap; diantaranya fasilitas bidang pendidikan, rekreasi, dan kesehatan.

3. Tingkat kebudayaan di kota dianggap lebih tinggi.

4. Kota merupakan tempat menggantungkan keahlian.

5. Kerja di kota menjanjikan upah yang lebih besar yang akan diterima.

Faktor Pendorong (Push Factors)

Berkebalikan dengan faktor penarik, faktor pendorong merupakan faktor yang dimiliki oleh desa yang menyebabkan masyarakat kemudian terdorong untuk meninggalkan desanya. Faktor tersebut antara lain:

1. Kemiskinan yang melanda desa. Kemiskinan seringkali diakibatkan dari pembagian tanah warisan yang makin menyempit.

2. Terbatasnya lapangan pekerjaan di desa. Masyarakat desa memang ulet, sabar, dan suka bekerja keras, tetapi tidak banyak lapangan pekerjaan di desa yang dapat dikerjakan.

3. Desa memiliki upah buruh minim daripada di kota.

4. Desa memiliki adat istiadat yang ketat ynang dianggap menghambat kemajuan.  Sehingga memunculkan pemikiran bahwa akan lebih baik apabila merantau dan mencari pekerjaan di kota.

5. Di desa fasilitas pendidikan yang tersedia tidak memadai  hal ini mengakibatkan banyak penduduk desa yang pindah ke kota.

Dampak Urbanisasi

Dampak negatif urbanisasi bagi kota:

1. Kepadatan penduduk yang semakin tinggi.

2. Tenaga kerja non terampil yang semakin melimpah.

3. Pengangguran, tunawisma, dan gelandangan semakin meningkat.

4. Kemacetan yang semakin parah.

5. Kriminalitas yang semakin tinggi.

6. Timbulnya pemukiman kumuh (slumps).

Dampak Urbanisasi Bagi Desa

Dampak negatif urbanisasi adalah

1. Berkurangnya tenaga kerja di desa.

2. Pembangunan di desa menjadi terhambat.

3. Produktivitas pertanian kian menurun.

Seperti dijelaskan di atas secara singkat urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota yang memiliki faktor pendorong dan penarik, serta dampak baik bagi desa yang ditinggalkan atau kota yang dituju. 

Akhir kata

Demikianlah ulasan rifanfajrin tentang urbanisasi, indikator urbanisasi kelas 4 sd, indikator urbanisasi, materi urbanisasi kelas 4 sd, materi urbanisasi kelas 4. semoga bermanfaat ya.