Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

MACAM-MACAM TIMBANGAN KELAS 2 SD

 rifanfajrin.com - macam-macam timbangan kelas 2 SD

Pada pembelajaran kelas 2 SD terdapat dua keterampilan yang wajib dikuasai oleh siswa yaitu keterampilan melakukan pengukuran waktu dan keterampilan melakukan pengukuran berat.

untuk melakukan pengukuran waktu siswa dapat menggunakan alat ukur berupa jam analog maupun digital.

Pada artikel kali ini Rifan Fajrin akan mengulas tentang macam-macam timbangan yang diperuntukkan untuk kelas 2 SD. tujuan dari pembelajaran tentang pengukuran berat adalah siswa mampu menggunakan timbangan sederhana untuk menentukan berat benda.

adapun tujuan yang kedua adalah siswa mampu melakukan pengukuran berat benda menggunakan satuan satuan yang tidak baku yaitu memanfaatkan beberapa benda yang memiliki berat tertentu misalnya kelereng, batu, atau benda-benda lainnya. kemudian tujuan yang ketiga adalah siswa mampu menentukan berat benda dengan satuan yang tidak baku tersebut.

Tentunya dalam kehidupan sehari-hari kita sering melakukan berbagai pengukuran berat. Tentunya kamu pernah menggendong adikmu bukan? apakah kamu merasa bahwa semakin berganti hari adikmu bertambah berat badannya sehingga kamu mulai kepayahan untuk menggendongnya? atau misalnya kamu mengangkat benda-benda yang dapat kamu kategorikan sebagai benda yang berat atau benda yang ringan bukan? benda-benda dapat dibandingkan beratnya dengan cara mengangkatnya, selain itu kita juga dapat membandingkannya menggunakan alat bantu yaitu timbangan. alat ukur berat yang umumnya digunakan untuk mengukur berat badan adalah timbangan.

Timbangan adalah salah satu alat ukur yang digunakan untuk mengukur berat atau massa suatu benda. sebelum kita mengulas berbagai macam jenis-jenis timbangan ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu sejarah timbangan yang kita gunakan sekarang.

BACA JUGA: 

SEJARAH TIMBANGAN

Timbangan diyakini ditemukan pada abad ke-18 oleh seorang yang bernama Gottfried willhelm leibniz, tepatnya pada tahun 1750. Iya menemukan timbangan yang berupa neraca kesetimbangan sederhana dan kemudian iya menyempurnakannya menjadi timbangan pendulum. Sejak temuannya tersebut, timbangan senantiasa mengalami evolusi dan perubahan sesuai dengan perkembangan kebutuhan manusia yang semakin rumit. tentu saja kompleksitas kebutuhan manusia tersebut menuntut adanya penyempurnaan timbangan-timbangan berikutnya hingga kita kenal saat ini ada ada jenis timbangan manual dan jenis timbangan digital.

Berikut merupakan pembahasan Rifan Fajrin tentang macam-macam timbangan.

MACAM-MACAM TIMBANGAN

timbangan dibagi menjadi dua yaitu timbangan manual dan timbangan digital.

TIMBANGAN MANUAL

Timbangan manual adalah jenis timbangan yang menggunakan prinsip mekanik yaitu memanfaatkan pegas sebagai alat utamanya. Timbangan manual memiliki banyak jenis diantaranya adalah sebagai berikut ini

1. Timbangan gantung

timbangan gantung adalah jenis timbangan yang dimanfaatkan untuk mengukur massa dengan cara menggantungkan benda yang hendak diukur massanya pada pengait timbangan.
macam-macam timbangan kelas 2 sd


jika anda pernah melihat timbangan gantung yang digunakan untuk mengukur massa anak-anak pada kegiatan posyandu atau mengukur massa buah dan sayur di pasar seperti itulah jenis timbangan gantung yang menggunakan prinsip mekanik pegas.

2. Neraca kodok

Timbangan jenis ini merupakan neraca yang sering kita jumpai di pasar-pasar. Disebut neraca kodok atau neraca duduk yang mana barang yang akan ditimbang diletakkan dalam sebuah wadah, di sisi yang lain akan ditempatkan sebuah dacin dengan beban yang memiliki berat yang berbeda-beda.
macam-macam timbangan kelas 2 sd


3. Timbangan duduk

Merupakan timbangan yang digunakan untuk melakukan pengukuran benda dengan cara menempatkan benda tersebut diatas timbangan. Timbangan duduk memiliki fungsi yang beragam disesuaikan dengan batas berat pengukurnya. 
timbangan duduk


Timbangan duduk pada keperluan rumah tangga biasanya memiliki batas maksimal 2 kg sedangkan pada industri rumahan biasanya memiliki batas maksimal 10 kg. 
timbangan duduk


Adapun untuk industri besar biasanya memiliki batas maksimal timbangan 100 kg.

4. Timbangan badan

Timbangan jenis ini merupakan alat pengukur massa badan seseorang dengan cara diinjak kemudian akan terlihat seseorang tersebut melalui jarum yang ditunjukkan pada alat timbangan. 


timbangan badan ada pula yang dipergunakan khusus untuk bayi dengan cara diletakkan nya di atas timbangan namun pada orang dewasa digunakan dengan cara menginjak nya atau berdiri di atasnya.

5. Neraca ohauss

Neraca ohaus dan digunakan untuk keperluan kegiatan di laboratorium. Hal ini dikarenakan neraca tersebut memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi mencapai 0,1 gram. neraca ohaus memiliki kegunaan untuk mengukur massa benda-benda yang sangat kecil misalnya sampel obat maupun zat tertentu. hal ini dikarenakan neraca ohaus memiliki batas pengukuran yang sangat kecil sekitar 200 gram, 300 gram hingga 500 gram.
neraca ohauss

TIMBANGAN DIGITAL

Timbangan digital memiliki prinsip yang berbeda dengan timbangan manual. jika timbangan manual menggunakan prinsip pegas untuk melakukan pengukuran massa maka Timbangan jenis ini menggunakan perangkat elektronik berupa sensor tekanan untuk mendeteksi berat di mana sensor tersebut mengkonversinya menjadi sinyal listrik dan akan ditampilkan pada layar tampil.
Beberapa contoh timbangan digital antara lain sebagai berikut

1. Timbangan badan

Timbangan jenis ini adalah alat ukur masa badan yang menggunakan sensor dan layar LCD sebagai penampil hasil pengukuran berat tubuh seseorang. Timbangan badan digital akan memberikan hasil yang jauh lebih akurat dan presisidibandingkan dengan timbangan berat badan manual.
Hal ini dikarenakan hasil pada timbangan digital akan langsung ditampilkan pada layar LCD berupa angkaterhadap hasil pengukuran berat badan tersebut.

 2. Timbangan analitik

timbangan jenis ini adalah timbangan yang digunakan untuk mengukur berat benda yang sangat ringan. timbangan analitik diklaim memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi bahkan mencapai 3 hingga 4 angka dibelakang koma seperti 0,0001 mg. karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan presisi, maka timbangan jenis ini banyak digunakan dalam berbagai keperluan farmasi, penelitian dalam laboratorium bahkan kimia.
timbangan analitik


3. Timbangan mikro kuarsa

Timbangan mikro kuarsa sekalipun hanya memiliki kapasitas 1 g namun diklaim memiliki ketelitian dan akurasi yang sangat tinggi yang dapat menentukan massa gas. Mengapa? Karena timbangan mereka kuarsa tingkat ketelitiannya dalam nanogram dan micro gram.
timbangan mikro kuarsa


 4. Jembatan timbang (weighbridge)

jembatan timbang adalah jenis timbangan yang menyerupai jembatan yang digunakan untuk mengukur massa kendaraan besar. 
jembatan timbang


Jembatan timbang diklaim dapat mengukur berat hingga puluhan ton ketika menimbang truk truk ekspedisi yang yang melakukan kegiatan distribusi barang dari satu tempat ke tempat yang lain.

AKHIR KATA

Demikianlah pembahasan tentang macam-macam timbangan kelas 2 sd, semoga bermanfaat.