Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

POSTER PENGUKURAN BERAT

Rifanfajrin.com - poster pengukuran berat

Hai teman-teman, apa kabar semuanya? semoga kalian selalu diberikan kemudahan dalam belajar ya. kali ini rifanfajrin akan membagian contoh poster pengukuran berat untuk teman-teman. Poster ini diharapkan bisa membantu teman-teman untuk melakukan perhitungan berat dan mengubahnya menjadi satuan/tingkatan tertentu. Namun sebelumnya, perlu kita ketahui dulu ya kompetensi tentang pengukuran berat ini.

Jadi, materi tentang pengukuran berat ini memang ditekankan untuk dikuasi oleh siswa siswi SD, khususnya kelas, 3, kelas 4 dan seterusnya. Adapun kompetensinya, meliputi mengetahui satuan baku berat, operasi hitung yang melibatkan satuan berat, serta kemampuan melakukan pembulatan dan penaksiran hasil pengukuran berat ke satuan  terdekat. Nah, setelah mempelajari materi ini, diharapkan kalian dapat:

  1. Mengingat dan memahami satuan baku berat dan hubungan di antaranya.
  2. Menyelesaikan soal tentang operasi hitung yang menggunakan konsep satuan berat, khususnya pada permasalahan sehari hari.
  3. Mampu menyelesaikan operasi hitung pembulatan dan penaksiran hasil pengukuran berat ke satuan terdekat.
Oiya, sebelumnya rifanfajrin telah mengulas tentang macam-macam alat ukur berat, berupa timbangan dll. teman-teman bisa membacanya di artikel berikut ini.


setelah kalian memahami macam-macam alat ukur berat pada artikel di atas, mari kita ulas tentang materi pengukuran berat.  Jadi untuk melakukan pengukuran/menimbang berat suatu benda, kalian dapat menggunakan satuan ukuran berat, yaitu 
  • ton, 
  • kuintal, 
  • kg, 
  • hg, 
  • dag, 
  • g, 
  • dg, 
  • cg, 
  • dan mg. 
satuan-satuan tersebut adalah satuan baku berat, dan masing-masing memiliki hubungan antar satuan, artinya dapat diubah/disesuai sesuai kebutuhan. 

POSTER PENGUKURAN BERAT

Untuk lebih memahaminya, silahkan kalian lihat poster pengukuran berat berikut ini.
rifanfajrin.com
poster pengukuran berat

atau bisa juga kalian menggunakan poster berikut ini:
rifanfajrin.com

Keterangan: 
kg   = kilogram
hg   = hektogram
dag   = dekagram
g   = gram
dg   = desigram
cg   = sentigram
mg   = miligram

Diagram tangga satuan berat tersebut di atas adalah disebut satuan baku berat. Adapun nilai tiap satuan ukuran berat yang berada di suatu tingkat, lebih berat dibandingkan dengan nilai satuan yang berada di bawahnya. cara membaca diagram tangga di atas adalah: setiap turun satu tangga dikalikan 10 dan setiap naik satu tangga dibagi 10, mudah bukan?

HUBUNGAN ANTAR SATUAN BERAT

Berdasarkan diagram di atas, maka diperoleh hubungan sebagai berikut.
1 kg = 10 hg    
1 hg = 100 g = 10 dag   
1 dag = 1.000 cg = 100 dg = 10 g 
1 g = 100 cg = 10 dg   
1 dg = 10 cg    
1 kg = 100.000 cg = 10.000 dg  
1 kg = 1.000 g = 100 dag
10 mg = 1 cg
100 cg = 10 dg = 1 g
1.000 dg = 100 g = 10 dag = 1 hg
10 g = 1 dag
10 dag = 1 hg
100 dag = 10 hg = 1 kg

Nah, seelain satuan berat di atas, sesungguhnya terdapat pula beberapa satuan berat lainnya, misalnya ton, kuintal, pon, dan ons. 
Untuk lebih memahaminya, silahkan perhatikan hubungan antarsatuan berat di bawah ini.
1 kuintal = 100 kg
1 ton = 10 kuintal = 1.000 kg
1 kg = 2 pon = 1.000 g = 10 hg = 10 ons
1 pon = 5 ons = 500 g = 0,5 kg
1 ons = 100 g = 10 dag = 1 hg = 0,1 kg
1 g = 100 cg = 1.000 mg

AKHIR KATA

demikianlah ulasan rifanfajrin tentang pengukuran berat, silahkan berlatih contoh soal konsep pengaplikasian satuan berat di blog ini ya. semoga bermanfaat.