Widget HTML Atas

Pengalaman Belajar Jarak Jauh atau Belajar di Rumah Online

Pengalaman Belajar Jarak Jauh atau Belajar di Rumah Online - Saat ini dunia sedang terjangkit wabah virus corona. Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, pada akhir tahun 2019 atau awal tahun 2020. Pada bulan Maret 2020, pemerintah Indonesia mulai mengumumkan bahwa virus ini telah menjangkiti warga Indonesia. Guna menekan penyebaran virus secara lebih luas, pemerintah menginstruksikan kepada warga untuk melakukan social distancing, physical distancing, dan juga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Di dunia pendidikan, siswa diminta untuk belajar di rumah secara online dengan bimbingan dari guru dan orangtua. Pada awalnya sekolah diliburkan selama 14 hari, namun dalam perkembangannya, hingga artikel ini ditulis, kita masih harus belajar di rumah hingga virus ini benar-benar mereda, betul-betul hilang, dan Indonesia benar-benar terbebas dari virus Covid-19.

Berikut ini adalah contoh pengalaman belajar jarak jauh atau belajar di rumah secara online. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

baca juga:


Pengalaman Belajar Jarak Jauh atau Belajar di Rumah Online
Belajar di rumah

Pengalaman Belajar Jarak Jauh atau Belajar di Rumah Online

Tanggal 16 Maret 2020 menjadi hari terakhir saya belajar di sekolah. Pada waktu itu, guru saya di sekolah mengirimkan kabar bahwa sekolah telah mengeluarkan edaran keputusan bahwa sekolah diliburkan selama 14 hari. Kami akan masuk kembali ke sekolah pada tanggal 30 Maret 2020. Dalam edaran tersebut disebutkan bahwa hal itu semua dilakukan untuk menghindari tersebarnya virus korona yang telah sampai di Indonesia.

Sejak saat itulah, saya tidak bisa bertemu dengan guru dan teman-teman di sekolah. Biasanya kalau ada pengumuman libur sekolah, hatiku gembira. Akan tetapi kali ini, entah mengapa aku merasa sedih. Aku benar-benar takut kalau virus korona sampai di kotaku, sampai di lingkunganku, bahkan menjangkiti aku, keluargaku, dan teman-temanku.

Baru kali ini aku sedih sekaligus takut ketika menerima surat dari sekolah bahwa kegiatan belajar dan mengajar di sekolah diliburkan sementara.

Sebagai gantinya, setiap hari guruku mengajari kami pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran dilakukan secara online (daring/dalam jaringan). Guru dan kami siswa-siswinya setiap hari selalu bertukar kabar melalui whatsapp. Kami membuat grup di whatsapp.

Melalui whatsapp itu juga, guru kami menyampaikan beberapa materi pelajaran yang belum dipelajari. Guru memberikan ringkasan materi melalui whatsapp.

Untuk materi yang memerlukan penjelasan lebih, guru menyampaikan pelajaran tersebut dengan cara membuat video pembelajaran yang kemudian diunggah di youtube. Saya suka menyimak atau melihat video-video pembelajaran yang disampaikan oleh guru.

Klik: Kumpulan Video Pembelajaran Sekolah Dasar

Bila saya dan teman-teman merasa belum memahami materi yang disampaikan melalui video tersebut, kami dipersilakan untuk bertanya secara langsung kepada guru, baik secara individu atau disampaikan melalui grup whatsapp khusus kelas kami.

Bila materi telah selesai diajarkan, dan tiba waktunya untuk latihan soal dan ulangan, guru akan menyampaikan soal-soal latihan yang harus kami kerjakan secara online. Untuk mengerjakan soal-soal ulangan itu, saya harus meminjam HP milik orangtuaku karena orangtuaku belum mengizinkanku untuk punya hp sendiri.

Misalnya, kemarin guruku mengirim soal latihan online untuk materi menentukan keliling persegi dan persegi panjang. Soal itu dibuat dengan menggunakan google formulir dengan format kuis (Soal online). Aku suka dengan bentuk soal seperti itu, karena aku bisa langsung mengetahui berapa skor nilaiku tepat setelah aku selesai mengerjakan. Soal yang kukerjakan ada di tautan di bawah ini.

Baca: Soal cerita tentang persegi dan persegi panjang (Soal Online)

Sejauh ini, aku selalu mendapatkan nilai bagus ketika guru memberikan soal secara online. Namun, sebenarnya, aku lebih senang apabila secepatnya bisa kembali belajar di sekolah.

Jujur saja, aku merasa kangen bisa bertemu dan bermain bersama teman-teman di sekolah. Aku kangen teman-teman. Aku ingin bisa belajar sambil bercanda bersama guru yang lucu di sekolah. Kami selalu bisa tertawa setiap hari di dalam pembelajaran.

Aku sudah tak sabar main bola bersama, olahraga bersama, main lari-lari di halaman sekolah ketika istirahat, makan bersama di kantin, dan sholat berjamaah saat zuhur. Aku benar-benar sudah bosan belajar di rumah. Aku ingin segera kembali ke sekolah.

Aku benci virus korona. Aku sebal dengan virus covid-19 ini!
Semoga virus korona segera musnah dari permukaan bumi, sehingga kami bisa melakukan apa saja dengan bebas dan tanpa rasa khawatir lagi.

[]

Demikian sedikit cerita pengalaman belajar jarak jauh atau belajar di rumah. Semoga bermanfaat.

lampiran: Video tutorial membuat kuis atau soal online dengan menggunakan google formulir.