Inspirasi Acara Halal Bihalal yang Menarik untuk Keluarga 2019

Halal bihalal adalah tradisi masyarakat Indonesia dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri setelah satu bulan lamanya menjalankan ibadah puasa. Karena merupakan tradisi yang baik, Halal bihalal tetap dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia pada bulan Syawal di berbagai daerah. Inti dari acara halal bihalal adalah saling bermaafan, saling mendoakan, dan memberi restu dari para sesepuh (orang tua/dituakan) kepada yang lebih muda. Selain itu, lazim pula disampaikan wejangan, nasihat, ceramah, atau siraman rohani.

Halal bihalal diselenggarakan dalam lingkup keluarga, masyarakat (RT/RW), maupun instansi atau lingkup kerja.
Baca Juga: sambutan Acara halal bihalal oleh ketua RT

Photo by rawpixel.com from Pexels

Adapun susunan acara halal bihalal, misalnya adalah sebagai berikut:
  1. Pembukaan
  2. Pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran dan sari tilawah (terjemahan)
  3. Laporan Panitia halal bihalal (Baca: Sambutan Acara Halal Bihalal oleh Ketua Panitia)
  4. Sambutan-sambutan
  5. Ceramah/Siraman Rohani
  6. Santap siang/menikmati hidangan makan besar
  7. Acara lain-lain (misalnya games, permainan, dan pemberian hadiah)
  8. Penutup
  9. Musafahah atau bersalam-salaman

Acara yang menarik untuk halal bihalal Keluarga Besar

Pada post ini, saya ingin berbagi tentang inspirasi acara halal bihalal yang menarik, khususnya halal bihalal yang diselenggarakan dalam lingkup keluarga besar.

Ide dari acara ini adalah pengalaman dari keluarga kami yang telah secara rutin menyelenggarakan halal bihalal sejak tahun 1988. Jadi, keluarga besar kami telah lebih dari tiga dekade selalu menyelenggarakan halal bihalal keluarga besar. Tepatnya, tahun ini adalah putaran ke-31!!

Dalam rentang waktu yang cukup lama tersebut, satu hal yang pasti adalah anggota keluarga kami semakin bertambah dari tahun ke tahun. Eyang telah menjadi eyang buyut. Anggota keluarga terkecil dahulu adalah cucu, sekarang cicit. Rame sekali. Belum lagi ditambah dengan keluarga dari menantu.

Nah, dengan semakin bertambahnya anggota keluarga kami, serta intensitas pertemuan yang jarang terjadi, membuat kami kadang tidak (atau kurang) mengenal anggota keluarga besar kami sendiri.

Kami merasa perlu membuat sebuah konsep acara agar pertemuan berlangsung menyenangkan. Permainan atau games adalah cara yang tepat untuk tujuan tersebut.

Berikut ini adalah beberapa games/acara agar masing-masing anggota keluarga saling mengenal, sekaligus menghidupkan acara agar berlangsung menarik dan menyenangkan. Ada dorprize, hadiah, atau angpau juga kalau perlu, agar semakin meriah! ⌣


1. Menceritakan silsilah keluarga

Berapa di antara kita yang betul-betul memahami silsilah keluarga besar? Padahal mengetahui silsilah leluhur kita adalah salah satu bentuk birul walidain (berbakti kepada orang tua) :)


2. Menebak Nama Lengkap 

Games ini bertujuan untuk lebih mengenal keluarga besar kita. Kadang-kadang kita tak tahu siapa nama lengkap eyang buyut kita? Siapa nama lengkap kakek dan nenek kita? 

Permainan ini, bisa diimprovisasikan tidak hanya pada menebak nama lengkap. Bisa juga pertanyaan-pertanyaan lain misalnya dimana anggota keluarga kita itu bekerja? Dan lain-lain.

3. Bercerita Islami untuk anak-anak

Acara lain yang bisa kita lakukan adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk tampil membawakan cerita islami. Saya kira hal ini bagus untuk dilakukan. Pertama, melatih anak untuk percaya diri. Dua, hal ini bisa sekaligus lebih "mengenalkan" anggota keluarga kita kepada sesepuh kita. Ketika anak tampil, orang tua kita akan saling bertanya, "Siapa dia kok pintar sekali? Ooh dia anaknya Rifan!" :D Semoga tambah pinter dan soleh yaa! Misalnya begitu.


Selain tiga hal di atas, saya kira masih banyak lagi yang bisa kita lakukan. Masih ada menyanyi, menghapal surat-surat pendek dalam AlQuran, pidato, dan sebagainya.

Yang jelas, tujuan kita adalah untuk menghangatkan suasana. Sayang sekali bila acara yang hanya berlangsung setahun sekali, dan belum tentu kita bisa datang setiap tahunnya, ternyata berjalan sekadar menjadi rutinitas saja.

Akhir kata, semoga yang sedikit ini bisa memberikan ide baru untuk acara halal bihalal keluarga kita.

Selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan batin.



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel