Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Komposisi dan fungsi getah bening pada manusia

Rifanfajrin.com - Komposisi dan fungsi getah bening pada manusia

Komposisi getah bening pada manusia


Panduan Untuk Komposisi Dan Fungsi Getah Bening

Apa itu getah bening?

Getah bening adalah cairan tidak berwarna yang bersirkulasi di seluruh sistem limfatik. Peran utama sistem limfatik adalah bertindak sebagai filter terhadap mikroba, limbah organik, racun, dan kotoran lainnya. Ini membawa limfosit ke seluruh tubuh yang melawan infeksi.

Pada hewan dan manusia, cairan ekstraseluler (cairan di luar sel) dibagi menjadi cairan interstisial (cairan yang ada di antara jaringan) dan plasma. Ini terdiri dari zat kecil yang larut dalam air yang mengalir di antara sel-sel jaringan. Baik plasma dan cairan interstisial serupa karena pertukaran terus menerus zat terlarut kecil, air dan ion melintasi dinding kapiler jaringan.

Fungsi cairan interstisial adalah sebagai berikut:

  1.  digunakan untuk mengangkut nutrisi ke sel.
  2.  memungkinkan komunikasi antar sel antar sel.
  3.  menghilangkan limbah metabolisme dari sel.

Cairan interstisial dikumpulkan oleh sistem limfatik dan sisanya dikeringkan. Cairan yang dikeringkan bergerak kembali ke pembuluh darah dan cairan yang tersisa dikumpulkan melalui kapiler getah bening, yang juga dikenal sebagai kapiler limfatik.

Mari kita memiliki gambaran tentang komposisi dan fungsi getah bening pada manusia.

Komposisi getah bening

Sistem limfatik terdiri dari plasma getah bening, sel-sel getah bening dan organ limfoid. Komposisi getah bening dijelaskan di bawah ini:

Plasma Getah Bening

Getah bening adalah cairan interstisial. Ini memiliki kandungan mineral yang sama seperti dalam plasma.  Ini terdiri dari lebih sedikit kalsium, sedikit protein darah, lebih sedikit fosfor, dan konsentrasi glukosa yang tinggi. Protein Globulin yang merupakan antibodi sebenarnya ditemukan dalam plasma getah bening. Zat lain termasuk zat organik dan anorganik. Pertukaran nutrisi dan gas antara darah dan sel-sel jaringan terjadi melalui getah bening.

Sel-Sel Getah Bening

Ini terdiri dari leukosit dan sel amoeboid. Ini berisi limfosit khusus yang terlibat dalam memunculkan respon imun dalam tubuh manusia.

Organ Limfoid

Sistem limfatik terdiri dari banyak kelenjar getah bening jauh di dalam tubuh. Kelenjar getah bening ini terhubung ke pembuluh limfatik yang mengedarkan getah bening ke seluruh tubuh. Getah bening akan disaring pada kelenjar getah bening.

Limpa, amandel, kelenjar gondok dan timus semuanya merupakan bagian dari sistem limfatik. Limpa dianggap sebagai organ limfatik terbesar dalam sistem, yang terletak di bawah tulang rusuk, di atas perut, dan tepat di kuadran kiri atas perut. Bagian lain dari sistem limfatik-amandel, kelenjar gondok dan timus terletak di kedua sisi tenggorokan dan leher.

Komponen lain dari getah bening pada manusia

  1. Karbohidrat
  2. Limfosit
  3. Kreatinin
  4. Air-94%
  5. Urea
  6. Chloride
  7. Enzim
  8. Protein-Albumin, globulin, dan fibrinogen
  9. Zat nitrogen non-protein.

Fungsi getah bening

Getah bening melakukan banyak fungsi penting. Beberapa fungsi utama getah bening disebutkan di bawah ini:

  1. membuat sel-sel tubuh tetap lembab.
  2. mengangkut oksigen, hormon dan nutrisi ke berbagai bagian tubuh dan menghilangkan sisa metabolisme dari sel.
  3. mengangkut antibodi dan limfosit ke darah.
  4. Mempertahankan komposisi cairan jaringan dan volume darah.
  5. Penyerapan lemak dari usus kecil terjadi melalui pembuluh limfatik.
  6. Mencegah invasi mikroba dan zat asing di dalam kelenjar getah bening.

Penutup

Itulah artikel singkat rifanfajrin tentang komposisi dan fungsi getah bening pada manusia, semoga bermanfaat.

MUHAMMAD RIFAI FAJRIN
MUHAMMAD RIFAI FAJRIN Pengajar dan Pendidik Mata Pelajaran Sejarah Indonesia. Saat ini berkhidmat di sebuah SMK Negeri di Jawa Tengah. Salam persahabatan. Semoga blog ini bermanfaat. Amin