Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kombinasi gerak dasar manipulatif dan non lokomotor dalam permainan sepak bola

Rifanfajrin.com - kombinasi gerak dasar manipulatif dan non lokomotor dalam permainan sepak bola

Hai teman-teman, jumpa lagi dengan rifanfajrin. Pada artikel kali ini rifanfajrin akan mengulas tentang gerak lokomotor dan non lokomotor dalam olahraga paling populer di dunia. tahukah kalian olahraga apakah itu? ya, benar. Sepakbola!

Sepakbola adalah cabang olahraga yang populer, olahraga ini digemari oleh semua kalangan, baik pria maupun wanita, remaja maupun dewasa. Sebakbola telah menjadi komoditas industri yang beorientasi tidak semata pada olahraga semata, tetapi menjadi suatu bisnis yang menjanjikan dibuktikan dengan banyaknya keterlibatan dan peran sponsor di dalamnya.

Kembali ke topik, kali ini rifanfajrin akan membahas gerak lokomotor dan non-lokomotor dalam sepakbola. sebelumnya, rifanfajrin telah membahas ya tentang pengertian gerak lokomotor dan non-lokomotor. artikelnya bisa kalian cermati melalui link berikut ini:

Rifanfajrin.com - Pengertian gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif

Pada artikel tersebut diulas bahwa gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat, di mana cuma bagian tubuh tertentu yang bergerak atau berpindah tempat, misalnya gerakan berjalan, berlari, melompat, memanjat dan merayap.

Sedangkan gerakan non lokomotor merupaakn gerakan yang dilakukan di tenmpat atau enggak disertai dengan perpindahan tempat. Misalnya Contohnya adalah membungkuk, memutar, menendang, menghindar, meliuk, dan mengayun.

Sementara itu gerak manipulatif merupakan gerakan pelibatan penguasaan pada sebuah objek atau gerak yang melibatkan suatu alat, misalnya menangkap, melempar, memukul, menggiring, dan memantulkan sesuatu.

Lantas, apa saja gerak lokomotor, non lokomotor, dan manipulatif pada olahraga sepak bola?

GERAK LOKOMOTOR PADA SEPAKBOLA

Pada olahraga sepakbola, contoh gerak lokomotor antara lain adalah gerakan berlari, melakukan sliding tackle, dan melompat (ketika menyundul bola). 

Berlari adalah gerakan yang lazim dilakukan pada olahraga sepakbola. Berlari dilakukan ketika sedang mengejar lawan, mencari ruang, atau menggiring bola.

menggiring bola adalah contoh gerak lokomotor


sliding tackle dilakukan ketika pemain berusaha untuk menghentikan pemain lawan yang sedang membawa bola, atau ketika sedang melakukan block tembakan lawan ke arah gawang.

Sementara itu, melompat biasanya dilakukan ketika akan menyundul bola untuk menguasai dan mengontrol bola, mengumpan melalui kepala, atau mengarahkan bola dengan menggunakan kepala ke arah gawang.

GERAK NON-LOKOMOTOR PADA SEPAKBOLA

Pada sepakbola, contoh gerak non-lokomotor misalnya antara lain gerakan menekuk lutut, memutar sendi tangan atau kaki, atau membungkuk. Gerak menekuk lutut biasa kita saksikan menjelang kick off liga Inggris, biasanya ritual ini dilakukan untuk menghormati suatu momen tertentu, misalnya gerakan untuk menolak aksi rasisme pada pemain sepakbola.

sumber foto: kompas

Gerakan memutar sendi terutama pada kaki dilakukan biasanya saat melakukan pemanasan atau menjelang masuk sebagai pemain pengganti.

adapun gerakan membungkuk biasanya ketika seseorang mengalami kelelahan, atau reaksi ketika kalah.

GERAK MANIPULATIF PADA SEPAKBOLA

Bebrapa gerakan manipulatif dalam sepakbola antara lain menendang bola, melempar bola, dan menangkap bola.

- Menendang bola, dilakukan oleh pemain
- Melempar bola, dilakukan oleh pemain ketika melakukan throw in, atau dilakukan oleh seorang kiper ketika mengoper
- Menangkap bola, dilakukan oleh kiper untuk mencegah kebobolan.

Kombinasi Gerak lokomotor, non-lokomotor dan Manipulatif dalam sepakbola

Macam macam gerakan di atas jika digabungkan akan menjadi suatu teknik tertentu dalam sepakbola, hal tersebut dinamakan gerakan kombinasi. 
Dalam bermain sepakbola terdapat beberapa jenis kombinasi, yaitu  1) kombinasi gerak lokomotor dan manipulatif, serta 2) gerak kombinasi non lokomotor dan manipulatif.

1. Kombinasi Gerakan Lokomotor dan Manipulatif dalam Menendang Bola

Permainan sepakbola memungkinkan terjadi kombinasi lokomotor dan manipulatif, misalnya ketika melakukan gerakan menendang bola.  Contohnya :
- Berlari sambil mengoper bola. Berlari adalah gerakan lokomotor dan mengoper bola adalah gerak manipulatif.
- Berlari dan menendang bola ke arah gawang. Berlari adalah gerakan lokomotor dan menendang bola adalah gerak manipulatif.

2. Kombinasi Gerakan Non Lokomotor dan Manipulatif dalam Menghentikan Bola

Selain menendang bola, dalam sepak bola juga ada gerakan menghentikan bola. Nah, gerakan itu termasuk kombinasi gerakan non lokomotor dan manipulatif.

Yang termasuk gerakan mengentikan bola adalah:
- Menarik kaki dan menghentikan bola.
- Meliukkan badan ke belakang dan mengentikan bola dengan dada.
- Meliukkan badan ke belakang dan mengentikan bola menggunakan kepala.

Gerakan menarik kaki dan meliukkan badan adalah gerak non lokomotor, sedangkan menghentikan bola dengan kaki, dada, atau kepala merupakan gerak manipulatif.
Dalam sepak bola ada juga gerakan menggiring bola. Ini juga termasuk kombinasi gerakan non lokomotor dan manipulatif.

Yang termasuk gerakan menggiring bola:
- Berlari dan menggiring bola dengan kaki bagian dalam.
- Berlari dan menggiring bola dengan punggung kaki.
- Berlari merupakan gerak lokomotor dan menggiring bola adalah gerak manipulatif.

Akhir kata

Demikianlah artikel rifanfajrin tentang Kombinasi gerak dasar manipulatif dan non lokomotor dalam permainan sepak bola, semoga menambah pemahaman kalian ya. semoga bermanfaat.