Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Analisis Penerapan Materi Modul 1 Bahasa Indonesia PPG SD 2021

Analisis Penerapan Materi Modul 1 Bahasa Indonesia PPG SD 2021

Pada kegiatan sebelumnya, kita telah melakukan serangkaian kegiatan analisis materi ajar untuk memperoleh pemecahan masalah dari materi yang sulit dipahami, materi miskonsepsi, dan pembelajaran HOTs pada materi. Kegiatan ini akan membantu Saudara dalam menyusun materi ajar.

Baca: Tugas Analisis Materi Bahan Ajar Bidang Studi Bahasa Indonesia PPG SD tahun 2021 

Selanjutnya, pada kegiatan ini secara Individu kita diminta untuk melakukan analisis penerapan materi dalam kehidupan nyata secara kontekstual.

  • Pilih 1 materi pembelajaran berdasarkan hasil analisis materi ajar pada kegiatan sebelumnya
  • Lakukan analisis terhadap lingkungan belajar peserta didik.
  • Kaitkan antara materi pembelajaran yang dipilih dengan hasil analisis lingkungan belajar peserta didik.
  • Tuangkan hasil analisis penerapan materi ini dalam bentuk bahan presentasi.
  • Unggah bahan presentasi pada kegiatan ini.

Berikut ini adalah Analisis Penerapan Materi Modul 1 Bahasa Indonesia PPG SD 2021
















Gambaran Umum Siswa

Siswa-siswi di kelas kami memiliki kecerdasan secara kognitif rata-rata. Tidak ada siswa dengan kebutuhan khusus di kelas kami.

Siswa-siswi di sekolah kami berasal dari keluarga dengan kelas ekonomi menengah. Dari segi materi sebenarnya cukup. Sebagian besar siswa juga sudah memiliki HP, apalagi sejak masa pandemi. Dengan demikian, sebenarnya siswa bisa lebih mudah mengakses informasi dari gawainya.

Faktor Internal Kesulitan Siswa Memahami Materi Ajar

  1. Siswa hanya menyebutkan watak tokoh “baik” dan “buruk/jahat” secara umum.
  2. Siswa memiliki minat baca yang rendah.
  3. Siswa tidak menyukai pelajaran membaca/membaca sastra.
  4. Siswa tidak suka pelajaran bahasa Indonesia.

Faktor Eksternal Kesulitan Siswa Memahami Materi Ajar

  1. Di sekolah kami kurang tersedia buku-buku bacaan yang bagus. 
  2. Jumlah buku yang ada di perpustakaan juga masih kurang.
  3. Buku-buku bacaan juga kurang variatif.
  4. Siswa kurang mendapatkan motivasi atau pengarahan dari orangtua dan guru.
  5. Kompetensi guru dalam mengajarkan materi juga masih kurang.
  6. Guru mengajarkan materi dengan cara yang membosankan.

Solusi/Pemecahan Masalah

Dari analisis internal maupun eksternal siswa, dapat diajukan beberapa solusi pemecahan masalah sebagai berikut:
  1. Tumbuhkan minat baca siswa 
  2. Ortu atau sekolah harus menyediakan buku-buku bacaan yang berkualitas
  3. Guru harus mengubah cara penyampaian materinya dengan lebih menarik.
  4. Pendampingan secara intensif.