Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

PERBEDAAN SBMPTN DAN SNMPTN

 rifanfajrin.com - perbedaan sbmptn dan snmptn


Bagi kalian yang sedang mempersiapkan diri masuk kuliah di bangku perguruan tinggi, ada baiknya mulai memahami beberapa perbedaan antara SBMPTN dan SNMPTN. Keduanya memang merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi yang dilakukan serentak oleh pusat. selain kedua istilah tersebut, sebenarnya masih ada satu istilah lainnya, yaitu UTBK. 

Rifanfajrin akan mengulas tentang perbedaan SBMPTN dan SNMPTN supaya memudahkan kalian memilih jalur manakah yang akan kalian pilih untuk masuk ke perguruan tinggi.

PENGERTIAN UTBK

UTBK merupakan singkatan dari Ujian Tulis Berbasis Komputer. UTBK adalah tes masuk ke perguruan tinggi yang dilaksanakan LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi). LTMPT sendiri merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. 

Materi yang diujikan dalam UTBK terdiri dari :

  • Tes Potensi Skolastik (TPS) 
  • dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

UTBK merupakan syarat utama sebelum mengikuti SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi) Hasil yang diperoleh dari UTBK akan dipergunakan untuk seleksi di SBMPTN. Calon mahasiswa baru yang mendaftar UTBK hanya diperbolehkan mengikuti satu tes sesuai dengan kelompok tes yang diikuti (diantaranya SAINTEK, SOSHUM atau campuran). 

Hasil UTBK juga dapat dipergunakan oleh PTN sebagai bahan seleksi dalam penerimaan mahasiswa baru jalur seleksi mandiri.

PENGERTIAN SBMPTN

SBMPTN yaitu Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. SBMPTN pada mulanya bernama SNMPTN. Hanya saja, terdapat perbedaan, yaitu SBMPTN disebut juga "SNMPTN Tulis", sedangkan SNMPTN sering disebut "SNMPTN Undangan"

SBMPTN merupakan jalur seleksi dimana calon mahasiswa baru wajib untuk mengikuti tes tertulis. Adapun nilai yang diperoleh dari hasil mengerjakan ujian, akan menentukan diterima atau tidak di perguruan tinggi negeri.

Di tahun 2020 yang lalu, terdapat beberapa perbedaan ketentuan sebagai syarat  mendaftar SBMPTN. Untuk bisa mengikuti SBMPTN 2020, calon mahasiswa baru wajib mengikuti UTBK untuk memeroleh nilai yang digunakan untuk bersaing di SBMPTN.

PENGERTIAN SNMPTN

SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) merupakan sistem penerimaan mahasiswa baru melalui jalur undangan. Sistem seleksi  ini mulai disosialisasikan  tahun 2008. Jalur seleksi SNMPTN ini memungkinkan calon mahasiswa baru untuk bisa masuk perguruan tinggi negeri tanpa harus mengikuti ujian tertulis atau UTBK. 

Sebab, sistem seleksi SNMPTN menggunakan perhitungan nilai rapor atau prestasi calon mahasiswa baru selama sekolah. Nilai raport yang dihitung adalah nilai siswa semester 1 hingga semester 5. Selain rapor, nilai non-akademik seperti ekstrakurikuler juga menjadi bahan pertimbangan. Akreditasi sekolah asal siswa sebagai calon mahasiswa baru juga termasuk dalam bahan pertimbangan SNMPTN.

Perbedaan UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN

Selain berbeda dari segi istilah, sistem yang digunakan UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN juga memiliki perberbedaan. Untuk mengetahuinya, kamu bisa simak penjelasan rifanfajrin di bawah ini.

Kuota UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN

UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN memiliki kuota penerimaan yang berbeda. adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

  • SBMPTN, kuota penerimaan mahasiswa baru dialokasikan sebanyak minimal 40 persen dari total daya tampung. 
  • SNMPTN, kuota penerimaan mahasiswa baru dialokasikan sebanyak minimal 20 persen. 
  • Seleksi mandiri dialokasikan sebanyak minimal 30 persen 
  • sisanya digunakan untuk jalur lain yang dibuka sesuai ketentuan masing-masing perguruan tinggi negeri.

Persyaratan UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN

Persyaratan UTBK

  1. Merupakan Siswa SMA/MA/SMK Kelas XII pada tahun ini (2021) atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan maksimal umur 25 Tahun.
  2. Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2018 dan 2019 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 dengan maksimal umur 25 Tahun.
  3. Peserta mengikuti satu kali tes UTBK.
  4. Membayar biaya UTBK, yaitu  sebesar Rp200.000,00 untuk kelompok ujian Saintek dan Soshum, arat Rp300.000,00 untuk kelompok Campuran..

Persyaratan SBMPTN

  1. Calon peserta adalah siswa SMA/MA/SMK Kelas XII pada tahun 2021, Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2019 dan 2020, atau lulusan Paket C tahun 2019, 2020, dan 2021.
  2. Bagi siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2021 harus memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah. Pendidikan sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto berwarna terbaru yang bersangkutan dengan dibubuhi cap stempel yang sah.
  3. Bagi siswa lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019, 2020, dan 2021 harus memiliki ijazah.
  4. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  5. Memiliki nilai UTBK 2021.
  6. Mempunyai akun di LTMPT.
  7. Bukan calon mahasiswa baru yang lulus jalur SNMPTN 2021.

Persyaratan SNMPTN

1. Persyaratan Sekolah

  • Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:
  • SMA/MA/SMK yang mempunyai NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional).
  • Mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

2. Persyaratan Siswa Pendaftar

Siswa pendaftar yang berhak mengikuti SNMPTN adalah:

  1. Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas XII) pada tahun 2021 yang memiliki prestasi unggul.
  2. Memiliki NISN yang terdaftar di PDSS
  3. Memiliki nilai rapor semester 1 sampai dengan 5 yang telah diisikan oleh sekolah di PDSS atau memiliki nilai rapor semester 1 sampai dengan 7 bagi SMK dengan masa belajar empat tahun.
  4. Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN.

Penerimaan di PTN

Siswa pendaftar diterima di PTN, jika:

  1. lulus satuan pendidikan SMA/SMK/MA;
  2. memiliki akun di LTMPT; dan
  3. lulus SNMPTN 2021; dan
  4. lolos verifikasi data dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

Pilihan PTN dan Program Studi UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN

Dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN, kamu diberikan kesempatan untuk memilih program studi dan PTN. Tetapi, ketentuan memilih dari tiap jalur akan berbeda-beda. Berikut ini ketentuan pemilihan program studi dan PTN dalam UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN.

  1. Pilihan PTN dan Program Studi UTBK dan SBMPTN
  2. Siswa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN.
  3. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Pilihan PTN dan Program Studi SNMPTN
  5. Siswa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN.
  6. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  7. Siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan sesuai ketentuan oleh masing-masing PTN.

AKHIR KATA

Itulah penjelasan rifanfajrin tentang perbedaan UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN. Siapkan strategi untuk masuk ke perguruan tinggi favoritmu.