Siswa Kelas 3 SD Labschool Unnes Belajar Membuat Motif Batik

Hari ini saya mengajak anak-anak untuk belajar membuat motif batik. Kita tahu bahwa batik merupakan warisan kebudayaan Indonesia yang telah diakui oleh dunia. Oleh karena itulah, sebagai putra putri bangsa Indonesia, kita haruslah bangga dan turut melestarikan batik.

Di samping itu, pelajaran membuat motif batik ini ada di dalam materi SBDP kelas 3 Kurikulum 2013. Materi yang dimaksud adalah pada bab membuat gambar dekoratif. Secara sederhana, gambar dekoratif adalah gambar yang dibuat dengan pola tertentu yang dimaksudkan sebagai hiasan.




Alat dan Bahan Untuk Membuat Motif Batik

Sebelum kita memulai praktek membuat motif batik, berikut ini adalah beberapa alat dan bahan yang perlu kita siapkan, yaitu:

1. Kanvas / Lembar Kerja berbahan kertas
2. Pensil
3. Pensil warna, spidol, atau krayon
4. Penggaris

Sebagai lembar kerja, kemarin saya gunakan kertas biasa berukuran A4. Saya memilih bahan ini untuk memudahkan saja. Kertas lebih mudah didapatkan dan lebih murah harganya. Yang penting adalah, siswa berlatih membuat polanya terlebih dahulu.

Bila anak-anak sudah terbiasa dan mahir membuat motif batik itu, kita bisa mencobanya lagi dengan menggunakan media kanvas dan canting pada lain waktu.

Nah, kertas A4 tersebut bisa kita buat kotak-kotak (grid) persegi terlebih dahulu dengan ukuran tertentu. Kita bisa membuatnya sendiri dengan menggunakan spidol dan penggaris.

Akan tetapi, agar lebih efisien dan menghemat waktu, lembar ini pun telah saya siapkan. Saya buatkan untuk mereka dengan program office word, dan saya buat ukuran persegi dengan panjang sisi 3 cm.


Proses Membuat Motif Batik

Motif batik yang kita buat kemarin adalah motif batik yang sederhana, yaitu motif batik kawung. 

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari bacaan, motif batik kawung adalah motif tua yang sudah ada sejak abad ke-9, namun baru mulai berkembang pada abad ke-18. Yaitu pada zaman Kesultanan Ngayogyakarto Hadiningrat. Motif ini berbentuk seperti kolang-kaling pada 4 sudut persegi.

Adapun makna dari motif batik kawung ini adalah melambangkan hati yang bersih dan suci, dan merupakan pengendalian diri yang sempurna dari hati yang kotor.

Nah, untuk membuatnya, kita bisa memulai membuat garis miring/diagonal (membentuk X). Pada tengahnya, kita buat lingkaran kecil, dan bisa kita modifikasi menjadi bentuk bunga kecil.

Adapun pada sisi-sisinya, kita buat bentuk lonjong/elips, dan menyerupai kolang-kaling tadi.

Sebenarnya ini mudah, akan tetapi dalam prosesnya memerlukan kesabaran dan ketelitian.

Langkah selanjutnya, setelah semua bidang terisi dengan motif, kita bisa mulai memberikan warna sehingga menjadi sebuah motif batik yang indah.

Berikut ini adalah hasil karya anak-anak, yang saya rangkum menjadi sebuah video slideshow dan saya unggah di channel Youtube saya. Selamat menonton.



[Video belajar membuat motif batik oleh siswa kelas 3A SD Labschool Unnes]


Oya, ketika saya mengajari anak-anak langkah-langkah membuat motif ini, seketika saya teringat bahwa kami pernah belajar membuat doodle dan zentangle. Anda bisa membacanya pada tautan di bawah ini.


Demikianlah proses pelajaran kita kemarin. Semoga bermanfaat dan syukur-syukur bisa menginspirasi kita bersama untuk terus berkarya.

Salam.
close