Kunci Jawaban Matematika Kelas 5 Vol 1 Bab 1: Persoalan 2 Halaman 9 (Sistem Bilangan Bangsa Mesir)
Kunci Jawaban Matematika Kelas 5 Vol 1 Bab 1: Persoalan 2 Halaman 9 (Sistem Bilangan Bangsa Mesir)
Pada buku Matematika SD Kelas 5 Volume 1 Kurikulum Merdeka Bab 1, siswa diajak mengenali sejarah perkembangan bilangan melalui materi unik di bagian Persoalan 2 Halaman 9, yaitu Sistem Bilangan Bangsa Mesir Kuno. Tujuan dari latihan ini adalah agar siswa dapat memahami sifat dan struktur sistem bilangan bulat serta membandingkannya dengan sistem desimal modern.
Artikel ini menyajikan rangkuman simbol, pembahasan soal, serta perbandingan sistem bilangan yang bertujuan untuk membantu anak-anak belajar memahami materi pembelajaran yang disampaikan.
1. Simbol dan Lambang Bilangan Bangsa Mesir Kuno
Bangsa Mesir Kuno menggunakan gambar atau hieroglif untuk mewakili nilai tempat bilangan tertentu:
- Angka 1: Dilambangkan dengan garis lurus tegak (|).
- Angka 10: Dilambangkan dengan garis lengkung seperti lengkungan kayu atau huruf 'N' terbalik (∩), yang merupakan alat untuk menghubungkan sapi.
- Angka 100: Dilambangkan dengan gulungan tali lengkung yang digunakan untuk survei lahan.
- Angka 1.000: Dilambangkan dengan gambar bunga teratai.
Dalam penulisan angka, jika ada nilai yang berulang (misalnya 3, 30, atau 300), simbol yang sama dituliskan sebanyak nilai tersebut (misalnya 3 buah garis tegak untuk menyatakan angka 3).
2. Kunci Jawaban Soal Persoalan 2 (Halaman 9)
Soal 1: Konversi Lambang Mesir ke Bilangan Bulat Desimal
Siswa diminta membaca lambang bilangan Mesir yang terdiri dari 1 gulungan tali (100) dan 3 garis lengkung (30) serta 2 garis tegak (2).
100 + 30 + 2 = 132
Jawaban: Tulisan lambang Mesir tersebut menyatakan bilangan bulat 132.
Soal 2: Membandingkan Sistem Bilangan Mesir Kuno dengan Sistem Desimal Modern
Bandingkan cara penulisan sistem bilangan bangsa Mesir Kuno dengan cara sistem desimal yang telah kamu pelajari!
| Aspek Perbandingan | Sistem Desimal Modern | Sistem Bilangan Bangsa Mesir |
|---|---|---|
| Penggunaan Angka Nol (0) | Memiliki angka 0 sebagai penanda nilai tempat kosong. | Tidak memiliki angka atau simbol nol (0). |
| Jumlah Angka/Simbol | Cukup menggunakan 10 angka dasar (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9) untuk semua tingkat. | Membutuhkan lambang/gambar berbeda untuk setiap tingkat nilai tempat (1, 10, 100, 1.000, dst.). |
| Efisiensi Penulisan | Sangat singkat karena menggunakan posisi/nilai tempat (posisional). | Kurang efisien karena harus mengulang lambang yang sama berkali-kali. |
Soal 3: Menghitung Penjumlahan (176 + 244)
Perhitungan Desimal:
176 + 244 = 420
Proses Penjumlahan dalam Sistem Mesir:
- 176: Dituliskan dengan 1 simbol ratusan (100) + 7 simbol puluhan (70) + 6 simbol satuan (6).
- 244: Dituliskan dengan 2 simbol ratusan (200) + 4 simbol puluhan (40) + 4 simbol satuan (4).
- Penggabungan Simbol:
- Satuan: 6 satuan + 4 satuan = 10 satuan. Karena bernilai 10, maka 10 garis tegak disederhanakan/dikonversi menjadi 1 simbol puluhan (lengkung ∩).
- Puluhan: 7 puluhan + 4 puluhan + 1 puluhan (dari konversi satuan) = 12 puluhan (120). Sebanyak 10 puluhan dikonversi menjadi 1 simbol ratusan (gulungan tali), sisa 2 simbol puluhan (20).
- Ratusan: 1 ratusan + 2 ratusan + 1 ratusan (dari konversi puluhan) = 4 simbol ratusan (400).
- Hasil Akhir Lambang Mesir: Dituliskan dengan 4 simbol ratusan (gulungan tali) dan 2 simbol puluhan (∩), yang bernilai 420.
Penutup
Demikianlah Kunci Jawaban Matematika Kelas 5 Vol 1 Bab 1: Persoalan 2 Halaman 9 (Sistem Bilangan Bangsa Mesir). Semoga bermanfaat.
Baca juga:
.png)
