Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Aktivitas Menulis Kelas 3 SD Hari Ini, 10/01/22

Aktivitas Menulis Kelas 3 SD Hari Ini, 10/01/22

Hari ini adalah hari dimana pembelajaran di semester 2 benar-benar telah dimulai. Pekan lalu pertemuan dengan anak-anak lebih ditekankan kepada pemberian pembiasaan kepada anak-anak seperti membaca menulis Asmaul Husna menyanyikan lagu wajib nasional baris-berbaris ikrar dan sebagainya.

Seperti yang telah saya rencanakan bersama anak-anak, hari ini benar-benar saya mulai dengan aktivitas menulis.

Saya memberikan waktu kepada anak-anak selama 10 menit untuk menuliskan apa saja. Saya sampaikan kepada anak-anak bahwa mereka bisa menyampaikan apa harapannya hari ini, apa keinginannya hari ini, apa rencananya hari ini, atau bahkan apa yang mereka rasakan pada saat ini. 

Kemudian di akhir aktivitas menulis mereka,  saya saya meminta mereka untuk menghitung berapa jumlah kata yang berhasil mereka tuliskan dalam waktu 10 menit tersebut.

Saya meminta mereka untuk menghitung berapa jumlah kata yang bertuliskan bukan untuk mencari siapa siswa yang paling banyak tulisannya. Jumlah kata yang berhasil dituliskan juga tidak menentukan nilai harian mereka. Saya meminta mereka menuliskan jumlah kata yang berhasil mereka tuliskan hanya untuk tujuan supaya mereka menjadi lebih termotivasi, dan bisa melihat perkembangan kemampuan mereka dalam menulis menulis.

Kemudian setelah aktivitas menulis saya sampaikan materi pelajaran untuk hari ini tentang cuaca, tentang keadaan cuaca, dan memberikan tugas untuk mengamati kondisi cuaca di sekitar rumah mereka selama satu minggu ke depan.

Setelah pembelajaran usai, saya menyempatkan diri untuk membaca membaca apa yang mereka tuliskan tadi pagi di awal pertemuan. Saya ingin mengetahui apa sebenarnya harapan mereka untuk hari ini.

Ternyata harapan mereka untuk hari ini adalah harapan yang umum, keinginan-keinginan yang umum, seperti ingin meraih cita-cita atau ingin kita semuanya sehat selalu.

"Hari ini saya berharap mendapat ilmu yang bermanfaat agar saya bisa berguna di masa yang akan datang. Saya juga berharap bisa membanggakan kedua orangtua saya dengan ilmu yang saya miliki. 

Dan saya juga berharap dengan ilmu yang saya miliki saya bisa hidup bahagia." Tulis salah seorang siswa.

Bahkan ada siswa yang menulis hari ini akan biasa-biasa saja. 😆

Saya kutipkan sedikit ya.

"Aku mengharapkan Hari ini aku bisa mendapatkan ilmu. Dan perasaanku biasa saja....."

Bagaimanapun saya mendapatkan hiburan tersendiri ketika mendapati tulisan anak-anak misalnya seperti ini,

"...... Semoga kelasnya tidak berantakan seperti kemarin." 😂😂😂

Bagi saya hal itu adalah harapan yang sangat tegas, yang tidak bertele-tele, dan mungkin saja merupakan sebuah evaluasi terhadap kondisi kelas yang kurang kondusif untuk belajar pada hari sebelumnya. Beberapa hari lalu memang ketika saya masuk ke kelas saya mendapati buku catatan harian anak-anak ini berantakan di atas meja saya. Akan tetapi ketika saya bertanya kepada anak-anak mengenai hal tersebut, tidak ada seorangpun yang mau mengakui. 😍

Hal itu tertulis pada catatan salah seorang siswa pada hari Jumat pekan lalu.

"...... Lalu saya masuk ke kelas melihat buku yang berantakan. Dan tidak ada yang bertanggung jawab."

Selain keinginan dan harapan tentang proses pembelajaran di kelas ada juga siswa yang mengutarakan harapannya kepada orang tuanya agar lebih cepat dalam menjemput sepulang sekolah.

"Harapan aku hari ini mendapat ilmu dan kesenangan, dan juga harapanku dijemput cepat......"

Barangkali kemarin-kemarin dia telah menunggu sedikit lebih lama untuk dijemput pulang oleh orang tuanya. He he he.

Dan pada akhirnya saya menemukan salah satu siswa yang menulis harapannya tentang pembelajaran hari ini dengan lebih spesifik yaitu sebagai berikut.

"....... Rencanaku hari ini adalah lebih pintar dan menghafalkan perkalian."

Iya, sudah saya ceritakan kemarin di blog ini juga bahwa saya mengatakan kepada anak-anak tentang apa saja yang harus mereka kuasai andaikata mereka ingin naik ke kelas 4, salah satunya adalah mereka sudah menguasai perkalian.

Saya cukup senang untuk proses pembelajaran dan kebersamaan hari ini dengan anak-anak.

Anak-anak sepertinya tadi juga cukup senang dan antusias ketika di akhir pertemuan dan saya berikan tantangan kepada anak-anak untuk mencongak matematika yaitu perkalian dan pembagian.

Terima kasih anak-anak. Sampai jumpa besok pagi. Semoga tercapai apa yang kalian inginkan pada hari ini dan untuk esok hari.