Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

SIKAP MENGHARGAI KEBERAGAMAN

Rifanfajrin.com - sikap menghargai keberagaman, sikap tidak menghargai keberagaman

Hai teman-teman kelas 4 SD yang berbahagia! apa kabar semuanya? Pada post kali ini rifanfajrin akan mengulas materi pelajaran kelas 4 tema 1 subtema 1, yaitu tentang mempelajari tentang keberagaman budaya bangsa Indonesia. 

Sebagaimana kita ketahui bahwa bangsa kita terdiri dari banyak suku bangsa dan budaya. Namun demikian, bangsa kita tetap mampu menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara dengan hidup berdampingan dengan cara menghargai keberagaman. 

Sebagai sebuah bangsa yang majemuk, setiap warga negara harus saling menghargai keberagaman dan menghindari sikap tidak menghargai keberagaman.

Rifanfajrin akan mencontohkan sikap menghargai keberagaman dan contoh sikap yang tidak menghargai keberagaman. Namun demikian, ada baiknya kita ulas terlebih dahulu pengertian keberagaman bangsa Indonesia. 

sikap tidak menghargai keberagaman


Keberagaman Bangsa Indonesia

Bangsa Indonesia memiliki beragam suku bangsa yang kaya akan adat istiadat, bahasa, kepercayaan, kesenian, dan keunikan lainnya. Keberagaman tersebut menyebabkan kita memiliki berbagai kebudayaan.

Negara kita terdiri dari wilayah kepulauan yang luas, dengan demikian terdapat beragam pula jenis pekerjaan, kegiatan perekonomian, dan kebiasaan yang sesuai dengan tempat tinggalnya.

Pun demikian dengan di sekolah atau lingkungan rumah, pasti kita harus bergaul dengan teman yang tidak berasal dari satu suku saja, melainkan terdiri dari berbagai suku, berbeda latar belakang agama, atau memiliki perbedaan warna kulit.

Namun, bukan berarti kita harus menonjolkan perbedaan-perbedaan tersebut. Kita harus saling menghargai perbedaan agar keberagaman terus dapat dilestarikan.

Salah satu jenis keberagaman di negara kita adalah keberagaman sosial budaya, yang mana keberagaman tersdbut dapat dibagi menjadi empat, yaitu keberagaman bahasa, rumah adat, upacara adat, dan seni daerah. 

  1. Keberagaman bahasa; merupakan keberagaman yang dipengaruhi oleh perbedaan letak geografis, ilmu pengetahuan, dan sejarah. sebagai contoh, bahasa Jawa; adalah bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat yang tinggal di Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. 
  2. Keberagaman rumah adat; merupakan keberagaman uyang dipengaruhi oleh letak geografis dan kondisi geografis; misalnya rumah Honai yang digunakan oleh masyarakat Papua. 
  3. Keberagaman upacara adat; juga merupakan hasil kekayaan budaya bangsa kita. Misalnya Rambu Solo di Tana Toraja.
  4. Keberagaman seni daerah di Indonesia; misalnya seni tari, memunculkan beragama tari di daerah, ada tari Kecak, tari Pendet dari Bali, tari Gambyong di Jawa Tengah, dll. 

Contoh Sikap Menghargai Keberagaman

Kita sebagai warga negara yang baik, harus berkontribusi dengan melakukan dan menampilkan sikap sikap menghargai keberagaman. Berikut adalah contoh sikap menghargai keberagaman:

1. Berteman Tanpa Membedakan Suku, Budaya, dan Agamanya

Berteman bisa dengan siapa saja, tanpa harus bertanya dulu, "kamu suku apa, kamu budayanya apa, kamu agamanya apa?" 

Sikap berteman tanpa membedakan suku budaya dan agama adalah sikap menghargai keberagaman, dengan begitu kita akan mendapatkan banyak teman dari berbagai suku, budaya, dan agama. Tentu memiliki teman yang banyak, lebih menguntungkan daripada memiliki banyak musuh, bukan? 

2. Menolong Tanpa Membedakan Suku, Budaya, atau Agamanya

Kita bisa membantu dan menolong teman yang sedang mengalami kesulitan, membutuhkan uluran bantuan tangan kita, dengan segera, tanpa harus menanyakan dulu sukunya apa, budayanya apa, atau kepercayaannya apa. Sikap seperti itu termasuk sikap yang terpuji, karena kita menolong dengan tulus, tanpa pamrih. 

3. Mempersilakan Orang Lain yang Ingin Beribadah 

Ada saat dimana kita sedang asyik bermain dengan teman, tibalah waktu beribadah. Misalnya shalat, atau beribadah di gereja. seyogiyanya, kita harus mempersilakan teman untuk menjalankan ibadah agamanya tanpa harus menunnda-nunda karena sedang bemain. Pun demikian dengan teman yang beragama kristen atau katolik, jika ia ke gereja di hari Minggu pagi, maka kita sebagai teman yang baik sebaiknya tidak mengajaknya bermain di hari Minggu pagi. Persilakan ia beribadah dulu, baru bermain bersama kembali.

4. Tidak Mengganggu Jalannya Ibadah Agama Lain

Seringkali dalam satu lingkungan tempat tinggal kita, dihuni oleh warga yagn berbeda beda agamanya. Maka, kita harus mampu hidup berdampingan tanpa mengganggu jalannya ibadah agama lain. sebaliknya ritual agama yang kita jalanankan semestinya tidak mengganggu ketenangan hidup umat lain yang berada di sekitar kita. 

Sikap menghargai antar pemeluk agama bisa dimulai dari hal yang kecil, misalnya apabila kita sedang meintas di depan masjid, gereja, pura, klenteng, atau vihara yang sedang menyeneggarakan ibadah, maka kita harus memelankan suara kita, tidak menggeber motor, atau berjalan secara perlahan, sehingga tidak menimbulkan suara yang bisa mengganggu jalannya ibadah. 

5. Menghargai Kepercayaan yang Dianut

Terdapat berbagai agama kepercayaan di Indoensia. Kita harus saling menghargai antar agama dan kepercayaan, tidak boleh mencela.

6. Mengapresiasi Budaya dari Daerah Lain

Sikap menghargai keberagaman juga tampak dari sikap mengapresiasi budaya daerah lain, misalnya dapat dilakukan  dengan cara ikut menonton pertunjukan budaya, mengenal kulinernya, dll. 

7. Tidak Menonjolkan Suku, Budaya, atau Kepercayaan Sendiri

Keberagaman tidak untuk ditonjolkan tetapi harus dianggap sebagai kekayaan budaya bangsa. tidak ada budaya yang lebih menonjol. apabila kita terjebak pada sikap mengagungkan suku dan budaya sendiri, maka kita sama saja bersikap sukuisme dan primordialis yang mengganggu keberagaman bangsa.   

8. Tidak Memaksakan Pendapat Sendiri ke Orang Lain

Setiap orang memiliki pendapat, maka semakin banyak orang yang berpendapat, semakin beragam pula pendapat yang dihasilkan. Sikap yang mencerminkan menghargai keberagaman adalah tidak memaksakan pendapat sendiri harus diterima oleh orang lain, kita harus mengutamakan musyawarah untuk mufakat. Karena itu, kita tidak perlu memaksakan pendapat ke orang lain jika berbeda dengan kita. 

9. Menjaga kerukunan dengan teman di sekolah, keluarga di rumah, dan tetangga di lingkungan tempat tinggal.

 Contoh Sikap Tidak Menghargai Keberagaman

Adapun contoh sikap tidak menghargai keberagaman, antara lain :

  1. Tidak menghargai perbedaan pendapat saat berdiskusi dalam kelompok dan memaksakan kehendak.
  2. Mengganggu teman yang berbeda agama saat beribadah.
  3. Bermusuhan atau berkelahi dengan teman, saudara, atau tetangga karena perbedaan tertentu.
  4. Membeda-bedakan teman, misalnya hanya mau bermain bersama teman dari suku, ras, agama, atau kelompok tertentu.
  5. Tidak menghormati perbedaan budaya suku bangsa lain.
  6. Tidak mau menolong orang yang kesusahan karena memiliki perbedaan dengan orang itu.
  7. Mencela teman yang berbeda warna kulit.
  8. Tidak menolong teman yang yang berbeda suku dan agama.
  9. Mencela logat bahasa daerah teman.
  10. Menghina budaya lain

Akhir kata

Demikianlah ulasan rifan fajrin tentang sikap menghargai keberagaman tema 1 kelas 4 sd, sikap menghargai keberagaman yang harus kita lakukan, serta contoh sikap tidak menghargai keberagaman yang harus kita hindari. semoga bermanfaat ya.