Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

LK 2 Lembar Kerja Refleksi/Jurnal Harian Modul 5 PKN PPG SD Tahun 2021

LK 2 Lembar Kerja Refleksi/Jurnal Harian Modul 5 PKN PPG SD Tahun 2021

Judul Modul 5

PKN

(Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan)

Judul Kegiatan Belajar (KB)

1.      Hak Azasi Manusia

2.      Persatuan dan Kesatuan dalam Keberagaman Masyarakat Multikultur

3.      Konsep Nilai, Moral dan Norma

4.      Pancasila dan Kewarganegaraan Global


No

Uraian

Respon/Jawaban

1

Uraikan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai pemecahan masalah dalam memahami materi yang mengalami kesulitan

Pagi ini kami mahasiswa PPG Kelas 004 berdiskusi bersama, juga dengan Pengajar materi Bapak Henry J Saputra. Beberapa hal yang kami diskusikan adalah:

1.      Kriteria Hak Azasi Manusia.

2.      Bagaimana menerapkan pembelajaran tentang Hak Azasi Manusia di kelas kita

3.      Contoh-contoh kasus yang nyata berkaitan dengan HAM yang terjadi di sekolah, misalnya perkelahian antaranak atau antarsiswa.

4.      Bagaimana mengajarkan keberagaman di sekolah kita

5.      Diskusi tentang konsep nilai, moral, dan norma, salah satu materi yang rentan mengalami misskonsepsi.

6.      Implementasi pembelajaran nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran

 

2

Uraikan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai miskonsepsi di modul ini

Seperti yang sudah saya sampaikan di poin pertama, salah satu materi yang rentan terjadi misskonsepi adalah tentang nilai, moral, dan norma.

 

Dalam ruang diskusi, Ibu Ilisha Ardiyani Parahita melontarkan pertanyaan: “Setelah berdiskusi tentang Konsep Nilai, Moral, dan Norma, bagaiamana cara membedakan ciri masing-masing pada nilai, moral dan norma agar lebih mudah di mengerti peserta didik?”

 

Jawaban dari teman-teman antara lain sebagai berikut:

Cara membedakan nilai, moral dan norma agar mudah dimengerti peserta didik adalah
1. Menanamkan kosep tentang nilai, moral dan norma pada peserta didik. Nilai adalah sesuatu yang penting, berguna atau bermanfaat. Moral adalah batasan perbuatan yang secara layak dapat dikatakan baik atau buruk dan benar atau salah. Norma adalah aturan berperilaku.

2. Berikan contoh konkret kepada siswa. Misalnya terdapat tata tertib sekolah yang berisi peraturan yang harus kalian taati saat sedang di sekolah itu yang dinamakan NORMA. Berdasarkan tata tertib tersebut ternyata ada salah satu siswa yang datang terlambat ke sekolah maka siswa tersebut berperilaku salah/ buruk karena tidak sesuai dengan tata tertib sekolah, ini yang dinamakan MORAL. Sehingga siswa tersebut memperoleh point atau NILAI "kedisiplinan" yang kurang baik.

 

Selain apa yang saya sampaikan di atas, masih banyak lagi diskusi yang terjadi di ruang diskusi LMS di kelas kami.

 

3

Hambatan yang dialami pada pembelajaran analisis materi pembelajaran berbasis masalah di modul ini

Beberapa hambatan yang kami rasakan atau kami alami dalam pembelajaran materi di modul ini adalah, kami harus mereview kembali, atau merefresh ingatan dan pengetahuan kami terhadap materi yang disajikan. Kemudian kita harus mampu mengaitkannya dengan materi dan pembelajaran yang ada di sekolah atau di kelas kami, mengimplementasikan materi tersebut di dalam pembelajaran secara aktif, kreatif, dan menyenangkan.

 

4

Hal yang akan dilakukan untuk sukses di pembelajaran modul berikutnya

Setelah menyelesaikan modul 5 ini, masih ada 1 modul lagi yaitu modul 6 tentang pembelajaran berbasis TIK di Sekolah Dasar. Agar bisa lebih memahami materi pembelajaran modul 6, kami harus lebih memanajemen waktu dengan lebih disiplin lagi. Selain itu, tidak ada salahnya bila terlebih dahulu menyimak (kembali, mengulang membaca) materi yang ada di modul 6 sehingga ketika dosen/pengajar menyampaikan materi, kita bisa menyimak materi yang disampaikan tidak dengan kepala kosong. Kita bisa nyambung dalam pembicaraan dan diskusi. Kami juga harus focus dan berkonsentrasi menyimak paparan materi, dan aktif berdiskusi dalam pembelajaran. Yang terakhir tidak lupa untuk berdoa kepada Tuhan YME agar diberikan kemudahan berpikir!