Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

ATURAN BERMAIN TARIK TAMBANG

 rifanfajrin.com - aturan bermain tarik tambang

aturan bermain tarik tambang

Indonesia memiliki beragam permainan tradisional yang unik dan menarik. ada yang sifatnya perorangan dan ada pula yang sifatnya beregu. contoh permainan tradisional perorangan yang populer dimainkan khususnya oleh anak laki-laki adalah bermain kelereng. rifanfajrin.com telah mengulasnya pada artikel sebelumnya.

BACA JUGA: ATURAN BERMAIN KELERENG

adapun contoh permainan tradisional beregu, adalah tarik tambang. apa yang dimaksud dengan permainan tarik tambang? bagaimana aturan permainan tersebut secara umum? lalu bagaimana tips agar memenangkan permainan tersebut? rifanfajrin.com akan memberikan ulasannya sebagai berikut:

PENGERTIAN TARIK TAMBANG

Tarik tambang adalah jenis permainan tradisional yang menggunakan seutas tambang dengan ukuran tertentu sebagai alat mengadu kekuatan dengan cara  saling menarik antara regu yang satu dengan regu yang lain. 

Tujuannya adalah melewati batas tertentu hingga salah satu regu dinyatakan sebagai pemenang.

Tarik Tambang adalah jenis permainan tradisional beregu yang memerlukan kekuatan, kerjasama dan juga kekompakan. Permainan terik tambang sangat seru dimainkan dalam rangka memeringati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, baik di kampung maupun di sekolah-sekolah.  

CARA MEMAINKAN PERMAINAN TARIK TAMBANG

cara memainkan permainan tarik tambang adalah dengan membagi menjadi dua regu yang saling berhadapan. karena dimainkan secara beregu, maka biasanya masing-masing tim terdiri dari  5 anggota atau lebih. 

Dua regu yang bertanding dari dua sisi berlawanan dan semua peserta memegang erat sebuah tali tambang. diantara kedua regu tersebut (di tengah-tengah) terdapat pembatas berupa garis yang fungsinya menetukan kapan pertandingan berakhir, yaitu ketika salah satu regu terseret melewati batas garis tersebut. sehingga, regu yang saling berhadapan tersebut berupaya menarik tali tambang sekuat kuatnya agar regu yang berlawanan melewati garis pembatas. 

Regu yang terseret melewati garis pembatas dinyatakan kalah, sebaliknya regu yang berhasil menarik / menyeret regu tersebut dinyatakan sebagai pemenang.

Taktik permainan terletak pada penempatan pemain, yaitu yang terkuat bisa diletakkan paling depan pada formasi. adapun  kekuatan tarik dan pertahanan tumpuan kaki di tanah juga sangat menentukan. Pada umumnya pemain dengan kekuatan paling besar ditempatkan di ujung tali, untuk menahan ujung tali saat bertahan atau menghentak pada saat penarikan sekaligus berperan dalam memompa semangat anggota regunya dengan memberikan aba-aba tarikan.

Tarik tambang pada dasarnya dapat dimainkan di mana saja, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. namun agar semakin menarik dan dapat disaksikan khalayak ramai, maka pertandingan tarik tambang biasanya dimainkan di luar ruangan, biasanya memanfaatkan satu bidang lapangan yang cukup luas yang memungkinkan semua orang bisa menonton pertandingan tersebut.

contoh bidang lapangan yang digunakan:
aturan bermain tarik tambang

bidang lapangan yang digunakan untuk arena tarik tambang adalah area petak persegi panjang yang mempunyai panjang lapangan kurang lebih antara 20 s.d 40 meter dan lebar lapangan kurang lebih antara 5 s.d 8 meter, menyesuaikan dengan panjang tambang yang digunakan dan jumlah anggota dalam satu regu.

Pada garis tepi lapangan sebaiknya dibuat tidak menggunakan tali (plastic atau tamper), namun sebaiknya diberi tanda dengan kapur saja. Hal ini bertujuan menghindari kemungkinan buruk salah satu peserta yang terjerat tali dan justru akan cedera. 

Pada tengah-tengah area diberi garis dari kapur yang cukup jelas sebagai pembatas area dua kelompok regu yang berhadapan.  Dari garis pembatas tengah, dibuat juga garis pembatas peserta terdepan sepanjang 2,5 meter. 
Garis ini merupakan pembatas peserta terdepan sebelum permainan ini dimulai.

CONTOH ATURAN BERMAIN TARIK TAMBANG

Adapun aturan bermain tarik tambang, bisa mengikuti aturan sebagai berikut:

  1. Pertandingan dikhususkan untuk laki-laki
  2. setiap regu terdiri dari delapan pemain, meliputi 6 pemain inti dan 2 pemain cadangan
  3. Wasit yang ditunjuk berjumlah 3 orang
  4. Sistem poin yang digunakan adalah dua kali kemenangan
  5. Jeda istirahat antar babak adalah 3 menit
  6. batas toleransi keterlambatan peserta  adalah 10 menit
  7. Pergantian pemain tidak boleh dilakukan ketika pertandingan berlangsung
  8. Tidak boleh berkata kasar, atau memaki lawan, jika melanggar akan didiskualifikasi setelah mendapatkan peringatan sebanyak 2x
  9. tidak boleh menggunakan yel-yel atau aba-aba yang provokatif dan mengejek lawan
  10. Semua regu tidak boleh melepaskan tali yang mengakibatkan lawan terjengkang
  11. Jarak tim ditandai dengan 3 tanda / jarak setiap tanda 2,5 m
  12. Keputusan wasit bersifat mutlak
  13. juara yang diperebutkan adalah juara 1 sampai dengan juara 3 dan juara harapan 1 sampai 3

Akhir kata

demikianlah contoh aturan bermain tarik tambang, semoga menginspirasi dan bermanfaat.