Pandawa: Kisah Arjuna Membalas Kematian Abimanyu

Kisah Pandawa melawan Kurawa, kali ini kita akan menceritakan kisah Arjuna yang membalaskan kematian putranya, Abimanyu.

Pada kisah sebelumnya, kita telah membaca kisah Pandawa yang hampir saja dimusnahkan oleh Kurawa di Bale Sigala-gala. 

Baca: Bale Sigala-Gala, Cerita Wayang Pandawa yang Hampir Dilenyapkan oleh Kurawa

Berikut ini adalah kisah Arjuna yang membalaskan kematian Abimanyu, putra Arjuna. Selamat membaca.

www.rifanfajrin.com
Sumber gambar: wayangku.id

Pandawa: Kisah Arjuna Membalaskan Kematian Abimanyu

Abimanyu gugur di tengah medan pertempuran di Kurusetra. Abimanyu gugur terbunuh oleh Raden Jayajatra.

Abimanyu adalah putra Raden Arjuna. Oleh karena itulah, Raden Arjuna sangat marah menghadapi kematian putranya. 

Raden Arjuna kemudian mengucap sumpah, jika pada hari itu juga dia tidak bisa membalas kematian putranya, yaitu dengan cara membunuh Raden Jayajatra, maka lebih baik Raden Arjuna bunuh diri dengan cara membakar dirinya sendiri.

Raden Arjuna kemudian mencari keberadaan Raden Jayajatra. Akan tetapi, Raden Jayajatra disembunyikan oleh Kurawa. Raden Arjuna sangat besar tekadnya. Setiap jengkal medan peperangan dikelilinginya demi mencari Raden Jayajatra.

Pada akhirnya, Raden Arjuna berhasil menemukan Raden Jayajatra. Akan tetapi, anehnya, yang terlihat oleh Raden Arjuna, Raden Jayajatra berjumlah banyak sekali. Arjuna melihat Raden Jayajatra begitu banyak memiliki kembaran. Raden Arjuna tak bisa membedakan manakah Raden Jayajatra yang asli dan mana yang palsu.

Sementara matahari semakin turun, sebentar lagi tenggelam di ufuk barat. Prabu Kresna kemudian membuat sebuah muslihat untuk membantu Raden Arjuna. Senjata Cakra Sudarsana dilemparkannya ke angkasa untuk menghalangi sinar matahari turun ke bumi. Medan Kurusetra seketika menjadi remang-remang seperti malam yang hampir tiba.

Raden Arjuna kemudian diperintahkan agar berpura-pura melaksanakan sumpahnya. Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong diperintahkan untuk mengumpulkan kayu bakar untuk keperluan Raden Arjuna membakar diri.

Api pun menyala dan berkobar-kobar. Semar dan anak-anaknya bersorak, "Arjuna membakar diri! Arjuna melaksanakan sumpahnya!"

Seketika itu juga bala Kurawa berbondong-bondong datang untuk melihat Arjuna yang terbakar. Termasuk Raden Jayajatra yang juga datang ingin melihat peristiwa itu.

"Anakku, Arjuna, siapakah dia? Bukankah dia Raden Jayajatra?" kata Prabu Kresna kepada Arjuna.

Raden Arjuna kemudian dengan sigap melompat dan menarik gandewa dan anak panahnya. Panah Pasopati yang tak pernah meleset itu, secepat kilat menghujam dada Raden Jayajatra. Raden Jayajatra menemui ajalnya di medan Kurusetra.

Bersamaan dengan itu, Cakra Prabu Kresna ditarik kembali oleh pemiliknya. Seketika langit menjadi terang kembali, karena memang waktu malam belumlah tiba.

[]

Baca Juga tentang Pandawa: Mengenal Tokoh Wayang Kulit Pandawa

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel