Teknik Menulis

Keterampilan menulis tidak datang secara tiba-tiba. Untuk terampil menulis, kita memerlukan latihan yang terus-menerus hingga mahir.

Dengan berbekal keterampilan menulis tersebut, kita bisa membuat tulisan dengan mudah untuk berbagai keperluan. Bisa membuat artikel, menulis di blog, membuat makalah, dan sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa teknik menulis untuk latihan menulis yang bisa kita lakukan.

Baca Juga: Bagaimana merawat blog, dari blogger pemula hingga menghasilkan

Image by mohamed Hassan from Pixabay


Teknik Menulis

Keterampilan menulis bukan merupakan kemampuan yang otomatis dibawa sejak lahir, melainkan diperoleh melalui proses pembelajaran. Keterampilan menulis harus diberikan dan diajarkan kepada peserta didik kelas dasar. 

Pada tahap dasar peserta didik diperkenalkan dengan bentuk huruf-huruf, diajarkan menuliskan kata, kemudian diajarkan untuk membentuk kata menjadi kalimat dan dirangkai menjadi paragraph yang kemudian paragraf-paragraf disusun menjadi sebuah wacana.

Bedasarkan hal tersebut peran guru sangat diperlukan dalam meningkatkan kemampuan menulis cerita peserta didik. Pada tahap ini guru harus mampu menciptakan situasi belajar yang memungkinkan peserta didik aktif untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tulis.

Menulis secara umum dapat dibedakan menjadi empat tahap, yaitu:

a) Menyalin (Copying)

Kegiatan menyalin tulisan merupakan kegiatan menulis yang biasanya dilakukan pada kelas rendah yaitu kelas 1 yang baru belajar menulis kalimat. Kegiatan ini dapat berupa kegiatan peserta didik menyalin langsung sebuah kalimat yang sudah disediakan oleh guru.

b) Menulis Terbimbing (Guided Writing)

Teknik menulis secara terbimbimbing dapat berupa wacana atau dialog pendek dengan beberapa kata yang sengaja dihilangkan. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan cara mendektekan sebagian kalimat, dan peserta didik diminta untuk melengkapi dengan kata-kata mereka sendiri.

c) Menulis Kalimat (Substitution Writing)

Kegiatan keterampilan menulis dapat berupa kegiatan menulis kalimat atau wacana kembali, tetapi ada beberapa bagian yang diganti dengan hal yang serupa berdasarkan situasi nyata.

d) Menulis Bebas (Free Writing)

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang memerlukan penguasaan kosa kata dan tata bahasa yang cukup. Guru dapat memberikan suatu model tulisan atau gambaran tentang topik yang mungkin merupakan objek yang menarik bagi peserta didik. 

=====

Beberapa tahapan latihan menulis di atas, bisa kita terapkan juga untuk belajar menulis cerpen.
Siswa-siswa saya di SD juga telah berhasil menulis cerpen dan dibukukan menjadi sebuah antologi cerita pendek.

Anda bisa membaca materi pelatihan yang kami berikan.
Baca: Materi Pelatihan Menulis Cerpen

close