STAD untuk Meningkatkan Menulis Siswa

STAD untuk Meningkatkan Menulis Siswa
Oleh Anggi Riris Pawesty



Bahasa Inggris merupakan pelajaran muatan lokal di SD Labschool Unnes. Bahasa Inggris di ajarkan mulai kelas 1, itu dimaksudkan agar peserta didik bisa mengenal Bahasa Inggris lebih dini dan menyukainya. Kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris meliputi mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Peserta didik melakukan kegiatan tersebut dengan bimbingan guru Bahasa Inggris.

Berdasarkan pengamatan penulis saat mengajarkan Bahasa Inggris di SD Labschool Unnes, penulis menemukan bahwa peserta didik kesulitan dalam menulis. Dalam menulis, mereka mempelajari kata, frasa, dan kalimat dalam bahasa asing. Mereka menyalin, menyusun dan menulis kata, frasa dan kalimat. Mereka sulit menuangkan ide-ide mereka dalam tulisan Bahasa Inggris.

Penulis mencoba menggunakan metode Students Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis pada kelas lima di SD Labschool Unnes. Metode ini fokus pada team atau grup. Peserta didik kelas 5 akan berbagi pengetahuan tentang menulis kartu-kartu, seperti kartu undangan, kartu ucapan, dan kartu terima kasih. Mereka juga memberika feedback tentang penulisan anggota grup. Hal ini dapat membantu mereka dalam memahami materi dengan baik dan akhirnya mereka bisa menuangkan kata dan kalimat kreatif pada kartu undangan, kartu ucapan dan kartu terima kasih. Sesama tim saling memberi motivasi untuk mengerjakan tugas dengan baik karena skor masing-masing anggota mempengaruhi total nilai tim.

Peserta didik dibagi menjadi dua kelas, kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen merupakan kelas yang akan menerima metode STAD dalam kegiatan menulis sedangkan kelas kontrol tidak. Kedua kelas tersebut akan mengerjakan pretest dan posttest. Pretest dilakukan sebelum pembelajaran dimulai sedangkan posttest dilakukan saat peserta didik telah menerima perlakuan dari guru berupa pembelajaran di kelas.


Dari hasil pretest dan posttest dari kedua kelas tersebut, penulis mendapatkan bahwa hasilnya berbeda. Jika pretest, hasil kedua kelas cenderung sama karena sama-sama belum mendapatkan materi pembelajaran. Hasil posttest kedua kelas berbeda, hasil kelas eksperimen lebih tinggi daripada hasil kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa metode STAD yang disederhanakan bisa diterapkan untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa di sekolah dasar.
Previous
Next Post »

Terima kasih telah membaca.
Berikan tanggapan Anda di kolom komentar. EmoticonEmoticon