Sejarah Berdirinya Gembira Loka Zoo Yogyakarta


Pernahkah kalian ke Gembira Loka Zoo/Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta? Saya sendiri berkesempatan pergi ke Gembira Loka pada 12 September 2015 lalu bersama SD Labschool Unnes dalam rangka Field Trip "Labschool Menyang Jogja". Tentu saja ini merupakan kesempatan yang menggembirakan bagi saya karena terakhir kali saya ke Gembira Loka ketika saya masih SD. Hihihi.
Ngomong-ngomong, bagaimana sejarah berdirinya Gembira Loka Zoo?

Sejarah Gembira Loka Zoo

Ide awal pembangungan Kebun Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka berasal dari keingingan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada tahun 1933 akan sebuah tempat hiburan, yang dinamakan Kebun Rojo. Ide tersebut direalisasikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dengan bantuan Ir. Karsten, seorang arsitek berkebangsaan Belanda. Ir. Karsten kemudian memilih lokasi di sebelah barat Sungai Winongo karena dianggap sebagai tempat paling ideal untuk pembangunan Kebun Rojo tersebut. Namun, akibat/dampak dari Perang Dunia II dan juga oleh pendudukan Jepang, maka pembangunan Kebun Rojo terhenti.

Pada saat proses pemindahan ibu kota negara dari Yogyakarta kembali ke Jakarta pada tahun 1949 dan setelah berakhirnya Perang Dunia II, tercetus lagi sebuah ide untuk memberikan kenang-kenangan pada masyarakat Yogyakarta berupa sebuah tempat hiburan. Pemerintah pusat yang dipelopori oleh Januismadi dan Hadi, S.H. Ide tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Yogyakarta, akan tetapi realisasinya masih belum dirasakan oleh masyarakat. Hingga tahun 1953, dengan berdirinya Yayasan Gembira Loka Yogyakarta, yang diprakarsai oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka K.G.P.A.A. Paku Alam VIII sebagai ketua, maka pembangunan Kebun Rojo yang tertunda baru benar-benar dapat direalisasikan.

Selang beberapa tahun kemudia, tepatnya tahun 1959, K.G.P.A.A Paku Alam VIII menunjuk Tirtowinoto untuk melanjutkan pembangunan Gembira Loka. Dipilihnya Tirtowinoto karena yang bersangkutan dinilai memiliki kecintaan terhadap alam dan minat yang besar terhadap perkembangan Gembira Loka. Sehingga pada tahun 1978 ketika koleksi satwa yang dimiliki semakin lengkap, pengunjung Gembira Loka mencapai 1,5 juta orang.

Dalam perkembangannnya, pada bulan November 2009 Yayasan Gembira Loka menjalin kerjasama dengan P.T. Buana Alam Tirta untuk mengelola Gembira Loka, dan diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan potensi Gembira Loka di masa depan.

Kini, di penghujung 2015 Gembira Loka Zoo sudah terlihat cukup menarik. Beberapa fasilitas wahana yang bisa didapatkan di antaranya sebagai berikut:
1. Atraksi Gajah
2. Gajah Tunggang
3. Onta Tunggang
5. Perahu Senggol
6. Kolam Tangkap
7. Terapi Ikan
8. Sirkuit ATV
9. Interaksi Satwa
11. Kapal Katamaran
12. Sepeda Sewa
13. Taring (Transpor Keliling)
14. Laboratorium Alam
15. Dsb.

Selamat berhari libur.
Previous
Next Post »

Terima kasih telah membaca.
Berikan tanggapan Anda di kolom komentar. EmoticonEmoticon