Penerapan Model Investigasi Kelompok Pada Pembelajaran Menulis Teks Berita

           Penerapan Model Investigasi Kelompok Pada Pembelajaran Menulis Teks Berita
Model Investigasi Kelompok

Nurhadi (2003:65), menyusun langkah-langkah yang harus dilakukan pada pembelajaran investigasi kelompok agar proses pembelajaran ini berjalan dengan baik. Langkah-langkah tersebut terbagi menjadi 8 fase, yaitu:


(1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, kegiatan dalam fase ini yaitu guru menyampaikan semua tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada pembelajaran tersebut dan memotivasi siswa belajar,

(2) seleksi topik, kegiatan dalam fase ini yaitu guru memandu siswa untuk memilih berbagai subtopik dalam suatu masalah umum yang biasanya digambarakan lebih dahulu oleh guru,

(3) mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar, kegiatan dalam fase ini yaitu guru menjelaskan bagaimana cara membentuk kelompok belajar, memandunya sesuai dengan ketentuan yang ada,

(4) merencanakan kerja sama, kegiatan dalam fase ini yaitu para siswa dan guru merencanakan berbagai prosedur belajar khusus, tugas dan tujuan umum yang konsisten dengan berbagai topik dan subtopik yang telah dipilih pada fase 2 di atas,

(5) implementasi, kegiatan dalam fase ini yaitu para siswa melaksanakan rencana yang telah dirumuskan pada fase 4. Guru secara terus-menerus mengikuti kemajuan tiap kelompok dan memberikan bantuan jika diperlukan,

(6) analisis dan sintesis, kegiatan dalam fase ini yaitu para siswa menganalisis dan mensintesiskan berbagai informasi yang diperoleh pada fase 5 dan merencanakan agar dapat diringkaskan dalam suatu penyajian yang menarik di depan kelas,

(7) semua kelompok menyajikan suatu presentasi yang menarik, agar semua siswa dalam kelas saling terlibat, presentasi kelompok dikoordinasikan oleh guru,

(8) evaluasi, kegiatan pada fase ini yaitu guru beserta para siswa melakukan evaluasi mengenai kontribusi setiap kelompok terhadap pekerjaan kelas sebagai suatu keseluruhan. Evaluasi dapat mencakup tiap siswa secara individual, atau kelompok, atau keduanya.

Aplikasi investigasi kelompok dalam pembelajaran menulis teks berita seperti halnya kegiatan pembelajaran pada umumnya, meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

1)      Kegiatan Pendahuluan
Pada kegiatan pendahuluan siswa berinteraksi dengan guru memperbincangkan pengalamannya bersentuhan dengan berita baik dalam konteks mendengarkan, membaca, atau menulis berita. Dalam kegiatan ini, guru bersama siswa berdiskusi mengenai berita, unsur dan nilai berita, hingga teknik penulisan berita.

Guru juga memberikan contoh orang di lingkungan sekitar yang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara menulis berita atau menjadi seorang wartawan. Melalui interaksi yang hangat, siswa akan merasakan betapa penting dan bermanfaatnya penguasaan kompetensi menulis teks berita, sehingga akan termotivasi untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik.

2)      Kegiatan Inti

a.       Kegiatan Pertama
Guru memaparkan fenomena dan peristiwa atau kejadian yang ada di sekitar. Guru Siswa secara kelompok berdiskusi dengan guru mengenai nilai berita, yakni fenomena dan peristiwa atau kejadian sekitar tersebut yang dapat dituliskan menjadi sebuah teks berita. Misalnya, keuntungan kantin/warung sekitar sekolah, objek wisata sekitar sekolah, perayaan peringatan hari besar nasional di sekolah yang berdekatan dengan waktu pembelajaran.

b.      Kegiatan Kedua
Perencanaan kooperatif, yakni dengan membentuk (grup) kelompok kecil menjadi sebuah tim kerja. Masing-masing kelompok berdiskusi menentukan tema/persoalan yang hendak ditulis menjadi teks berita. Dalam bahasa sederhana, mereka berlatih untuk melakukan rapat redaksi dan melakukan pembagian tugas masing-masing kelompok.

c.       Kegiatan Ketiga
Implementasi, siswa bekerja secara kelompok terjun langsung ke lokasi untuk mencari data yang hendak dituliskan menjadi teks berita. Dalam kegiatan ini, guru boleh ikut serta mendampingi, memantau, dan memberikan pengarahan kepada beberapa kelompok kerja secara bergantian.

d.      Kegiatan Keempat
Analisis dan sintesis. Masing-masing siswa menuliskan temuan di lapangan. Beberapa temuan siswa kemudian digabungkan dan disusun sesuai dengan kaidah jurnalistik menjadi sebuah teks berita.

e.       Kegiatan Kelima
Presentasi hasil final. Masing-masing kelompok diwakili oleh seorang siswa mempresentasikan teks berita yang mereka tuliskan. Dalam kegiatan ini, pembelajaran difokuskan pada diskusi evaluasi (penilaian) teks berita.

3)      Kegiatan Penutup

Siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pengalaman belajarnya berupa kemudahan-kemudahan dan kesulitan-kesulitan yang dialami selama pembelajaran berlangsung. Apapun yang disampaikan siswa dijadikan bahan refleksi agar pembelajaran berikutnya lebih baik. Pada akhir kegiatan siswa diberi tugas untuk menulis berita berdasarkan peristiwa aktual yang dialami atau dilihatnya tanpa menggunakan model.

Previous
Next Post »

Terima kasih telah membaca.
Berikan tanggapan Anda di kolom komentar. EmoticonEmoticon