Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

PERBEDAAN ANTARA BENDA MAGNETIS DAN NONMAGNETIS

PERBEDAAN ANTARA BENDA MAGNETIS DAN NONMAGNETIS

Halo selamat berjumpa kembali siswa-siswi yang saya sayangi dan saya banggakan semoga kalian sehat selalu dan tetap semangat dalam belajar.

Pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama belajar tentang benda magnetis dan benda non magnetis.

Apakah kalian sudah tahu apa itu magnet?

Mari kita pelajari tentang sifat-sifat magnet terlebih dahulu.

Sifat-sifat magnet

1. Gaya magnet dapat menarik benda tertentu

Benda yang dapat ditarik oleh magnet itulah yang disebut dengan benda magnetis.

Contoh-contoh benda magnetis antara lain adalah baja, besi, nikel, kobalt.

Jika benda yang dapat ditarik magnet disebut benda magnetis, maka kita tahu apa itu benda nonmagnetis.

Benda non magnetis adalah benda yang tidak dapat ditarik magnet.

Contoh-contoh benda nonmagnetis antara lain: sisir, kelereng, penggaris plastik, kertas, pensil kayu, dan kaca.

2. Kutub magnet memiliki gaya tarik dan gaya tolak

Perlu kita ketahui bahwa sebuah magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan.

Jika kutub yang senama didekatkan, misalnya kutub Utara dengan kutub utara, maka kedua batang magnet akan saling menolak. Begitu juga ketika kutub selatan didekatkan dengan kutub Selatan maka keduanya akan saling menolak.

Akan tetapi apabila kutub tidak senama didekatkan, kutub utara didekatkan dengan kutub selatan, maka kedua batang magnet akan tarik-menarik.

3. Gaya magnet dapat menembus benda

Pernahkah kalian meletakkan sebuah paku di atas kertas lalu di bawah kertas kalian dekatkan sebuah magnet?

Apakah yang akan terjadi?

Paku yang berada di atas kertas akan bergerak-gerak jika kita menggeser magnet yang ada di bawah kertas. 

Hal ini membuktikan bahwa gaya magnet dapat menembus benda. Magnet akan tetap dapat menarik paku meskipun keduanya terhalang oleh kertas.

Namun yang perlu kita ingat adalah, semakin kuat gaya magnet maka akan semakin tebal benda yang dapat ditembus oleh magnet. 

Jika magnet hanya memiliki gaya magnet yang rendah maka magnet tersebut tidak akan bisa menembus benda yang tebal seperti papan kayu atau tripleks.

4. Kekuatan gaya magnet dipengaruhi oleh jarak

Jarak benda terhadap magnet dapat mempengaruhi kekuatan daya tarik sebuah magnet artinya semakin dekat benda terhadap magnet maka gaya tarik magnet akan semakin kuat. Begitu juga sebaliknya apabila semakin jauh benda terhadap magnet maka gaya tarik magnet akan semakin lemah.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas kita ketahui bahwa magnet memiliki sifat-sifat sebagai berikut: 

  • memiliki gaya tarik
  • memiliki dua kutub yaitu kutub utara dan kutub selatan
  • kutub senama tolak menolak
  • kutub tidak senama tarik menarik
  • memiliki gaya yang dapat menembus benda tertentu
  • magnet dapat menarik benda-benda tertentu
  • jarak benda terhadap magnet dapat mempengaruhi kekuatan gaya tarik magnet.

Sebutkan perbedaan antara benda magnetis dan nonmagnetis!

Benda magnetis:

1. Mengandung logam

2. Dapat ditarik oleh magnet

3. Contoh-contoh benda magnetis adalah baja, besi, nikel, kobalt

Benda nonmagnetis:

1. Tidak mengandung logam

2. Tidak bisa ditarik oleh magnet

3. Contoh-contoh benda non magnetis antara lain: kelereng, plastik, kertas, sisir, kaca, kayu.

Demikianlah pembahasan pelajaran kali ini tentang perbedaan antara benda magnetis dan nonmagnetis.

Semoga bermanfaat, tetaplah semangat dalam belajar dan semoga sehat selalu sampai jumpa pada artikel selanjutnya.