Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

CONTOH ADAPTASI HEWAN DAN TUMBUHAN

Rifanfajrin.com - Contoh Bentuk Adaptasi pada Hewan dan Tumbuhan, Materi IPA Kelas 6 SD

hai teman teman kelas 6 SD, apa kabar semuanya? semoga kalian selalu sehat ya sehingga bisa belajar dengan baik. Menjelang ujian akhir semester ini mari kita sama sama belajar contoh bentuk adaptasi hewan dan tumbuhan yang menjadi materi mata pelajaran IPA SD kelas 6. 

Materi ini bersumber dari Sumber: Buku Ilmu Pengtahuan Alam 6: untuk Sekolah Dasar Kla VI / Penyusun Sulistyowati, Sukarno. Tahun 2009

Hewan dan tumbuhan merupakan makhluk hidup yang beradaptasi dengan lingkungannya. Mereka beradaptasi bertujuan untuk bertahan hidup. cara beradaptasi yang unik menyebabkan proses adaptasi adaptasi masing masing menjadi ciri khusus yang melekat pada hewan atau tumbuhan tersebut, sebagai contoh ada hewan yang mampu berdaptasi dengna menyesuaikan warna kulitnya, ada hewan yang memutuskan ekornya, dan bentuk adaptasi lainnya.

Contoh Bentuk Adaptasi pada Hewan dan Tumbuhan,


Berikut ini erupakan beberapa contoh bentuk adaptasi pada hewan dan tumbuhan.  

Bentuk Adaptasi Hewan

Hewan beradaptasi dengan lingkungannya bertujuan memenuhi kebutuhan hidup, melindungi diri dari musuh, dan mempertahankan jenisnya.

Bentuk adaptasi hewan bermacam-macam. Berikut adalah contoh adaptasi dari beberapa hewan:

1. Bunglon

Bunglon merupakan jenis hewan reptil yang memiliki keunikan khusus. binatang ini mempunyai kemampuan untuk mengubah warna kulit sesuai dengan tempat yang sedang disinggahinya (mimikri). saat bunglon berada di pohon, maka warna kulitnya akan berubah mengikut warna batang atau pohon. Kemampuan bunglon untuk mengubah warna kulitnya ini berfungsi sebagai kamuflase untuk melindungi dirinya dari serangan musuh yang membahayakan dirinya. 

2. Burung

Burung juga melakukan proses adaptasi, yaitu pada bentuk paruhnya. Paruh burung memiliki bentuk yang bermacam-macam sesuai dengan ragam jenis makananya. Burung pemakan daging memiliki paruh yang tajam dan kuat. sebagai contoh burung elang memiliki paruh yang tajam dan bengkok. Paruhnya yang kuat tersebut berfungsi untuk mengoyak daging dan mencabik mangsanya.

Adapun pada burung pipit, paruh yang dimilikinya bebentuk runcing, pendek, dan kuat. Paruhnya tesebut yang pendek dan kuat menyesuaikan dengan jenis makanannya, yaitu biji-bijian.

Sedangkan burung pelikan, merupakan burung yang memiliki kantung besar di bawah paruhnya. Kantung ini berfungsi sebagai tempat menciduk ikan dan air.

3. Katak

Katak merupakan hewan berikutnya yang juga melakukan adaptasi. Katak memiliki lidah yang cukup panjang dan lengket, fungsinya adalah untuk menangkap serangga yang mendekat bisa dengan cepat , sedangkan sifatnya yang lengket berfungsi supaya serangga yang tertangkap lidahmya tidak berkutik lagi.

4. Kelelawar

Kelelawar merupakan satu-satunya mamalia yang bisa terbang, umunnya kelelawar beraktivitas pada malam hari. sebab kellawar merupakan binatang nokturnal, yaitu binatang yang aktif dan mencari makan di malam hari. Kelelawar mempunyai pendengaran dan penciuman yang tajam.

Hewan in menggunakan suara untuk menangkap serangga dalam kegelapan. cara kerjanya adalah Kelelawar mengeluarkan suara yang tinggi yang tidak bisa didengar manusia. suara yang dihasilnya menimbulkan Pantulan suara yang biasanya akan menunjukkan di mana letak mangsanya.

Bentuk Adaptasi Tumbuhan

1. Pohon Cemara

Pohon cemara adalah pohon yang mempunyai bentuk daun yang runcing. Daunnya yang runcing berguna untuk mengurangi penguapan. Bentuk daun itu merupakan adaptasi pohon cemara terhadap lingkungan yang panas.

2. Teratai

Teratai merupakan tumbuhan yang hidup di permukaan air. Ia memiliki daun yang berbentuk lebar dan tipis.

Daunnya ada yang lebar dan ada juga tipis, berfungsi untuk memperbanyak penguapan.

Bentuk daun merupakan bentuk adaptasi teratai terhadap tempat hidupnya.

3. Putri Malu

Tumbuhan putri malu banyak dijumpai tumbuh di tepi jalan. Tumbuhan putri malu mempunyai ciri khusus pada daunnya.

Daun tumbuhan putri malu akan mengatup apabila tersentuh sesuatu.

Hal ini menunjukkan bahwa putri malu beradaptasi terhadap sentuhan.

4. Kaktus

Kaktus merupakan tanaman yang hidup di daerah panas. Batang kaktus tebal dan berlapis lilin.

Batang kaktus yang tebal berfungsi sebagai tempat persediaan air.

Seluruh permukaan batang kaktus tertutup oleh duri. Duri ini berguna sebagai pelindung diri.

5. Kantung Semar

Kantung semar merupakan tanaman pemakan serangga atau disebut insektivora.  Pada waktu tertentu, bunga kantung semar mengeluarkan bau menyengat. Bau ini berguna untuk menarik serangga.

Tanaman kantung semar memiliki cairan khusus yang ada di dalam kantung. Cairan tersebut digunakan untuk mencerna serangga yang terjebak. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman kantung semar beradaptasi untuk memperoleh makanan

Akhir kata

Demikianlah ulasan rifanfajrin tentang Materi IPA Kelas 6 SD, yaitu Contoh Bentuk Adaptasi pada Hewan dan Tumbuhan,. semoga bermanfaat ya