Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

MACAM MACAM ALAT KONTRASEPSI

 rifanfajrin.com - MACAM MACAM ALAT KONTRASEPSI
alat kontrasepsi

Apa itu kontraspsi? 

Kontrasepsi merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut semua tindakan usaha mencegah kehamilan. Di berbagai negara dengan tingkat kelahiran yang tinggi, kontrasepsi berfungsi sebagai sebuah tindakan untuk mengendalikan kelahiran (mirip dengan situasi bangsa Indonesia pada masa orde baru). Kontrasepsi dapat dilakukan untuk pria dan wanita. Mengenai sifatnya, kontrasepsi ada yang bersifat permanen dan ada pula yang bersifat sementara. Kontrasepsi dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu barrier (pembatas/penghalang); hormone; sterilisasi; KB alami; abstinence /metode kalender.

Berikut ini merupakan ulasan rifan fajrin tentang masing-masing jenis kontrasepsi.

1. METODE KONTRASEPSI ABSTINENCE (BERPANTANG SEKS)

· Abstinence artinya menahan diri secara sukarela untuk tidak melakukan aktifitas seksual.

· Metode ini 100% efektif dalam pencegahan kehamilan dan penularan penyakit seksual.

2. METODE KONTRASEPSI KELUARGA BERENCANA (KB) ALAMI

· KB Alami keluarga berencana: yaitu program keluarga berencana yang dilakukan dengan tidak bergantung pada alat atau pengobatan tertentu untuk mencegah kehamilan.

· KB Alami menggunakan fungsi tubuh: merupakan program keluarga berencana yang dilakukan secara alami melalui siklus menstruasi dengan cara menghitung tanggal ovulasi. Metode ini merupakan metode yang paling umum dilakukan oleh mereka yang melakukan KB Alami. Mereka yang ingin mencegah kehamilan biasanya melakukan pencatatan suhuh tubuh dan perubahan lendir serviks.

· Melakukan metode Abstinence (tidak berhubungan seks) sekitar 7 sampai 10 hari saat periode ovulasi. Pada masa periode ovulasi tersebut, apabila tetap ingin melakukan hubungan seksual, maka mereka akan melakukan metode Barrier /metode penghalang atau Withdraw yaitu menarik penis keluar saat ejakulasi).

3. METODE BARRIER (MENGGUNAKAN ALAT)

Metode kontrasepsi ini menggunakan alat bantu untuk mencegah kehamilan. Metode ini pada prinsipnya adalah menciptakan hambatan agar sperma tidak membuahi sel telur. Jenis hambatan bisa berbentuk fisik ataupun kimia yang dirancang untuk menghalangi sperma memasuki rahim wanita. Metode barrier memiliki banyak pilihan yang dapat digunakan, yaitu:

1) Kondom (Pria)

· Kondom adalah alat kontrasepsi berbentuk tabung yang terbuat dari bahan yang sangat tipis (lateks) yang membungkus penis saat ereksi ketika berhubungan seks dengan pasangan.

· Kondom adalah jenis kontrasepsi barrier (alat penghalang) yang paling umum digunakan.

2) Female Condom

· Kondom perempuan merupakan jenis kontrasepsi dengan fungsi mirip kondom pada pria di atas. Female kondom berupa kantong sekitar 7 inchi dan memiliki dua cincin yang fleksibel di masing-masing ujungnya.

· Kondom perempuan ini dilakukan dengan cara memasang alat ke vagina sebelum hubungan seks dilakukan.

· Kondom perempuan berfungsi menutup/melindungi daerah leher rahim, saluran vagina dan daerah-daerah lainnya disekitar vagina.

3) Spermisida

· Spermisida merupakan jenis kontrasepsi yang terbuat dari bahan kimia yang dirancang khusus untuk membunuh sperma.

· Bentuk spermisida bermacam-macam misalnya berbentuk busa, jeli, tablet berbusa dan supositoria vagina.

4) Diafragma

· Diafragma merupaan kubah karet lunak yang membentang di atas sebuah cincin fleksibel, kubah diisi dengan krim atau jeli spermisida.

· Diafragma ini cara kerjanya adalh dengan dimasukkan ke dalam vagina dan ditempatkan di atas leher rahim tidak lebih dari 3 jam sebelum berhubungan seksual.

5) Cap serviks

· Tutup serviks merupakan secangkir kecil yang terbuat dari karet lateks atau plastik.

· Tutup serviks diisi dengan krim atau jeli spermisida kemudiaan dimasukkan ke dalam vagina dan ditempatkan di atas leher rahim.

6) Kontrasepsi Sponge

· Spons adalah jenis kontrasepsi berbentuk piring yang terbuat dari busa poliuretan.

4. METODE HORMONAL

Metode hormonal terdiri atas beberapa jenis kontrasepsi yang berbentuk pil, patch, cincin, implan ataupun obat-obatan yang dapat memproduksi hormon estrogen dan atau progesteron. Metode hormonal bekerja dengan cara sebagai berikut:

  1. Mencegah indung telur melepaskan telur setiap bulannya,
  2. Mempertebal lendir di leher rahim sehingga menyulitkan sperma untuk mencapai atau menembus sel telur,
  3. Penipisan lapisan rahim yang mengurangi kemungkinan telur dibuahi.

Kontrasepsi jenis hormonal tidak dapat melindungi dari terjadinya penularan penyakit seksual. 

Berikut ini beberapa jenis alat kontrasepsi dengan metode hormonal.

1) Pil

Pil KB merpakan kontrasepsi ber jenis tablet yang diminum setiap hari seperti yang ditentukan oleh petugas KB

2) Depo Provera

Depo provera merupakan kontrasepsi berjenis suntikan yang diberikan oleh petugas KB untuk mencegah kehamilan selama tiga bulan berjalan.

3) Lunelle

Lunelle merupaka jenis kontrasepsi jenis suntikan yang diberikan petugas KB untuk mencegah kehamilan selama satu bulan.

4) Nuva Ring / Cincin

Nuva ring adalah jenis kontrasepsi yang berbentuk cincin fleksibel. Ring ini kemudian dimasukkan ke dalam vagina selama tiga minggu, kemudian dilepas selama satu minggu lalu diganti dengan ring yang baru. Nuva ring mampu memproduksi hormon estrogen dan progesteron ke dalam tubuh.

5) Ortho Evra patch

· Sebuah patch akan di tempelkan langsung pada kulit untuk membangun hormon pada sisi yang bersentuhan dengan kulit.

· Setiap minggu selama tiga minggu pertama patch di tempatkan di pinggul, bokong dan daerah lengan atas.

· Minggu ke empat lepaskan patch untuk memungkinkan periode menstruasi terjadi.

6) Intrauterine Device (IUD)

· IUD merupakan jenis kontrasepsi yang berbentuk perangkat plastik kecil. Perangkat ini berisi tembaga atau hormon dan dimasukkan ke dalam rahim oleh seorang ahli medis.

· IUD tidak menghentikan sperma memasuki rahim, etetapi metode ini dapat mengubah lendir serviks sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya fertilisasi.

5. METODE WITHDRAW DAN STERILISASI

Metode kontrasepsi withdraw/penarikan dan sterilisasi merupakan metode kontrasepsi yang dapat mencegah kehamilan, namun tidak berarti dapat mencegah penularan penyakit seksual.

1) Withdraw

metode ini termasuk jenis kontrasepsi alami, sebab mtode ini dilakukan dengan cara penis ditarik dari vagina sesaat sebelum ejakulasi terjadi

2) Sterilisasi

· Sterilisasi memerupakn kontrasepsi yang dilakukan dengan cara menutup saluran tuba (yaitu saluran membawa sel telur dari ovarium ke rahim). Prosedurnya disebut ligasi tuba atau tubektomi.

· Sterilisasi pada pria; metode ini dilakukan dengan cara menutup tabung yang membawa sperma, prosedurnya disebut vasektomi.

AKHIR KATA

Demikian merupakan pembahasan rifanfajrin tentang apa itu kontrasepsi dan jenis-jenis atau metode kontrasepsi. Semoga bermanfaat. []