Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

CARA MEMBUAT ESSAY YANG BAIK

rifanfajrin.com - cara membuat essay yang baik

PENGERTIAN ESSAY

menulis essay
menulis essay
Essay berasal dari bahasa Prancis yang berarti mencoba atau berusaha. Esai dapat diartikan sebagai suatu tulisan yang mencoba menggambarkan opini penulis tentang subjek tertentu yang dicoba untuk dinilainya. Penulis yang menyusun esai berarti ia sedang membentuk sekumpulan ide yang saling berkait menjadi sebuah argumen yang logis. Oleh sebab itu penting kiranya esai disusun secara rapi, logis, masuk akal dan tentu dapat mudah dipahami oleh para pembaca.

Essay sangat menentukan informasi yang sekiranya perlu diketahui oleh pembaca dan urutan-urutan informasi yang mereka terima. Oleh sebab itu, secara struktur, essay harus disusun menjadi suatu tulisan yang mampu mempengaruhi pembaca melalui ide yang disampaikan. Beberapa contoh essay klasik antara lain misalnya essay narrative, essay deskriptif, Expositori dan persuasif, namun pada dasarnya semuanya memiliki struktur yang sama.

CARA MEMBUAT ESSAY YANG BAIK

1. Tentukan topik tulisan

Bisa dikatakan, topik adalah nyawa dari essay. Menentukan topik berarti mengeksplorasi ide yang hendak ditulis. Memikirkan topik berarti memikirkan tipe naskah yang akan ditulis. Melalui topik inilah akan ditentukan seberapa luas permasalahan tersebut akan diulas dalam tulisan, apakah berupa tinjauan umum, ataukah menulis hingga tahap analisis topik secara khusus? 
Jika hanya tinjauan umum, maka essay yang ditulis dapat langsung menuju ke langkah berikutnya. Tetapi jika ingin melakukan analisis khusus, maka topik yang diangkat harus benar-benar spesifik. Jangan sampai topik yang kita tulis masih terasa umum, sehingga harus lebih dipersempit lagi lagi topiknya.

2. Menuliskan outline atau garis besar ide-ide yang akan dibuat

Untuk menyusun essay yang baik haruslah mengikuti panduan dan kaidah penulisan yang benar. Susunlah draf lebih dahulu, draf berisi struktur atau kerangka keseluruhan essay yang akan dibuat. Kemudian buatlah catatan argumen yang ingin disampaikan melalui essay yang merupakan jawaban atas pertanyaan, rumusan permasalahan dan topik yang diangkat oleh penulis. Lengkapi dengan data-data pendukung sebagai bukti argumen yang dikemukakan. 

3. Menggunakan kalimat yang singkat dan jelas

Seorang penulis essay harus mampu menggunakan kalimat yang singkat, padat dan jelas. Dalam menyatakan pendapat, harus mencerminkan isi esai dan poin penting yang akan disampaikan oleh pengarangnya. 
Pernyataan esai terdiri dari dua bagian, yaitu:

1. Menyatakan topik. Contoh: kebudayaan Indonesia, Korupsi di Indonesia

2. Menyatakan poin-poin essay. Contoh: memiliki keanekaragaman, telah ada upaya pemberantasan korupsi dari era presiden Soekarno, dst.

4. Tuliskan tubuh esai

Berdasarkan outline yang telah ditulis, maka perlu melakukan tindak lanjut dengan mengupas poin-poin penting, dengan cara mengembangkan menjadi beberapa sub topik. 

5. Berusaha menarik perhatian pembaca

a. buatlah pembaca tertarik

Pembaca akan tertarik apabila tulisan yang disusun tidak membingungkan, logis, dan memiliki dasar argumen yang kuat. Oleh sebab itu belajarlah mengemukakan informasi nyata dan terpercaya. Informasi ini tidak perlu benar-benar baru untuk pembaca, tetapi ketika dituliskan mampu menjadi ilustrasi untuk poin yang dibuat.
Bisa pula mencoba menuliskan suatu poin argumen dengan gaya anekdot, namun berhati-hatilah dalam membuatnya. Sebab, meski anekdot ini efektif untuk membangun ketertarikan pembaca, tetapi anekdot mungkin membutuhkan satu keterampilan khusus untuk memahaminya supaya tidak menyebabkan kesalahpahaman.

b. Tambahkan satu atau dua kalimat yang akan membawa pembaca pada pernyataan esai.

c. Tutup paragraf dengan pernyataan esai

6. Tuliskan kesimpulan

Kesimpulan adalah sebuah rangkuman dari poin-poin yang telah penulis kemukakan dan memberikan perspektif akhir kepada pembaca.

7. Lakukan editing seperlunya sebagai sentuhan terakhir

a. Telitilah urutan paragraf yang memiliki argumentasi paling kuat. 

Letakkanlah paragraf terkuat tersebut pada urutan pertama, sebaliknya paragraf terlemah di tengah. Baca sekali lagi supaya tidak menimbulkan satu kalimat yang rancu, sehingga apa yang ditulis menjadi masuk akal. Jika naskah menjelaskan suatu proses, maka langkah tersebut di atas tidak berlaku. Harus dipertahankan urutan yang dibuat karena merupakan sebuah proses.

b. Cek format penulisan. Cek format penulisan seperti margin, spasi, nama, tanggal, dan sebagainya

c. Teliti tulisan

periksalah penulisan huruf yang anda tulis, apakah terdapat kesalahan penulisan atau tidak.

d. Cek tulisan apakah dapat diterima dan masuk akal 

Tinggalkan dulu naskah yang selesai beberapa jam, kemudian baca kembali untuk meneliti apakah tulisan dapat diterima dan masuk akal 

e. Cek readability

Readability artinya keterbacaan tulisan. Essay yang ditulis haruslah mengalir dan lancar antara satu kalimat dengan kalimat yang lain. singkatnya, enak dibaca atau tidak. 
Bila tidak, tambahkan beberapa kata dan frase untuk menghubungkannya. Bisa pula dengan menambahkan satu kalimat yang berkaitan dengan kalimat sebelumnya.

f. cek penulisan dan tata bahasa 

AKHIR KATA

demikianlah artikel singkat rifanfajrin tentang cara membuat essay yang baik. semoga bermanfaat.