Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

CONTOH KATA SAPAAN KELAS 2 SD

 rifanfajrin.com - contoh kata sapaan kelas 2 sd
pengertian kata sapaan, jenis kata sapaan, ciri kata sapaan

hai teman teman apa kabar kalian hari ini? semoga kalian selalu sehat dan bersemangat ya. Sehingga bisa belajar di rumah dengan baik, bersama rifanfajrin tentunya. 

Pada post kali ini, rifanfajrin akan membahas tentang contoh kata sapaan untuk kelas 2 sd ya. Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan kata sapaan? apa ciri-cirinya? apa saja jenis kata sapaan? serta contoh kata sapaan itu sendiri.

Pengertian Kata sapaan

Pengertian kata sapaan, kata sapaan merupakan kata yang dipakai/digunakan untuk menyapa seseorang yang biasanya disebut sebagai pihak kedua, baik tunggal ataupun jamak.

Kalimat atau kata sapaan seringkali digunakan dalam kegiatan sehari hari, termasuk dalam sebuah penyampaian kalimat berita baik di televisi maupun di radio.

Ciri Ciri Kata Sapaan

Kata sapaan memiliki ciri tidak mempunyai penbendaharaan kata sendiri, namun kata sapaan menggunakan kata-kata dari perbendaharaan nama diri dan kata nama perkerabatan.

Untuk memahaminya, cermati contoh berikut ini :

  • An (Bentuk untuh : Andi)
  • Al (Bentuk utuh : Ali)
  • Pak (Bentuk utuh Bapak)
  • Yah (Bentuk utuh Ayah)

Jenis Kata Sapaan

Kata sapaan terdiri dari beberapa jenis, sebagaimana diuraikan di bawah ini.

  1. Kata sapaan yang menunjukkan adanya hubungan kerabat; misalnya bapak (ayah), ibu, kakek, nenek, paman, bibi, abang, kakak, adik, ananda, mas, mbak, dll
  2. Kata sapaan yang berbentuk /berfungsi sebagai kata ganti misalnya kamu, engkau, saudara, anda, tuan, nyonya, nona, dan sebagainya.
  3. Kata sapaan yang menunjukkan adanya penghormatan, misalnya paduka yang mulia, yang terhormat, dan lain-lain.
  4. Kata sapaan yang diikuti nama orang, misalnya saudara Andi, bapak Heri, ibu Eni, dan sebagainya.
Dalam buku Pedoman Umum Bahasa Indonesia yang Disempurnakan diungkapkan lebih lanjut bahwa kata sapaan yang digunakan sebagai penyapaan atau pengacuan ditulis dengan huruf kapital pada awal katanya. 
Yang dimaksud dengan penyapaan misalnya menyapa langsung baik ketika berhadapan (bertatap muka) maupun melalui media seperti telepon atau media lainnya.

Kegiatan menyapa langsung merupakan kegiatan yang terjadi ketika seseorang yang kita sapa adalah orang kedua (lawan bicara, orang yang diajak berbicara), bukan orang pertama (pembicara) atau orang ketiga (yang dibicarakan).

Contoh Kata Sapaan

Perhatikan contoh berikut!

(1)   Ibu bertanya, “Pukul berapa Bapak akan berangkat ke Jakarta?”

Kata Bapak pada kalimat di atas adalah kata sapaan yang digunakan sebagai penyapaan karena digunakan untuk menyapa orang kedua (orang yang diajak berbicara). Kata sapaan ini harus ditulis dengan huruf kapital.

Perhatikan pula penggunaan kata Bapak pada kalimat berikut:

(2) Bapak berkata, “Nak, tolong sampaikan kepada ibu, hari ini, bapak akan terlambat pulang dari tempat kerja.”

Kata bapakpada kalimat (2) di atas digunakan untuk menyapa orang pertama (diri pembicara sendiri) sehingga tidak termasuk sebagai penyapaan. 
Demikian pula dengan kata ibu pada kalimat di atas bukan sebagai penyapaan karena mengacu pada orang ketiga (yang dibicarakan). 
Sehingga Menurut EyD, penulisan kata seperti ini tidak boleh diawali dengan huruf kapital.

Kemudian cermati penggunaan kata bapak pada kalimat (3) berikut ini!

(3)  Kita harus menghormati bapak yang telah memperjuangkan hidup kita.

Kata bapak pada kalimat (3) di atas mengacu pada orang ketiga (yang dibicarakan) sehingga tidak digunakan sebagai penyapaan. 
Kata bapak tersbut penulisannya juga tidak perlu diawali dengan huruf kapital.

Selain kaidah tersebut di atas (sebagai penyapaan), kata sapaan yang digunakan sebagai pengacuan awal katanya juga harus ditulis dengan huruf besar,

Sebagai contoh :

(4) Mereka pergi ke rumah Pak Lurah.
(5) Esok kami akan mengunjungi Ibu Halimah yang sedang dirawat di rumah sakit.

Jenis Kalimat Sapaan

Perhatikan contoh kalimat sapaan yang ada dibawah berikut ini :

1. Sapaan hormat

–  Selamat pagi, Bapak Kepala Sekolah.

2. Sapaan biasa

– Hai Andi, apa kabar?

3. Sapaan kasar

– Hooy Jelek!

Akhir kata

Demikianlah ulasan rifanfajrin tentang Pengertian dan macam-macam kata sapaan beserta contohnya. Semoga  bermanfaat  dan terimakasih.