Membuat Rapor K13 Menjadi Mudah dengan Aplikasi Rapor

Salah satu hal yang saya khawatirkan ketika mengajar dengan kurikulum 2013 (K-13) adalah penyusunan rapor yang njelimet.

Saya memang belum pernah mengalami kerepotan tersebut. Akan tetapi, saya sudah melihat hal itu menimpa kawan-kawan sejawat saya di sekolah.

Kecemasan tersebut sudah saya tulis sebelumnya di sini, ketika untuk tahun ini saya suka atau tidak suka harus siap mengajar dengan kurikulum 2013

Untung saja hari ini, Jumat 24 Agustus 2013, saya berkesempatan mengikuti Pelatihan atau Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Rapor K-13 Bagi Guru Kelas 3 Tahun 2018.

Sosialisasi itu dilaksanakan di Aula Gedung B Dinas Pendidikan Kota Semarang.


Pertama kali saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru hebat pembuat aplikasi rapor K-13 ini.

Berkat aplikasi ini, setidaknya ketakutan saya akan njelimetnya penilaian siswa menjadi reda.

Saya mencatat beberapa hal penting tentang penggunaan aplikasi ini, yang dijelaskan secara step by step dan sangat mudah dipahami.

Cara pengisian data (input data) juga nampaknya mudah asalkan sudah kita persiapkan sebelumnya.

Kita mengisi data-datanya secara manual, atau bisa juga dengan impor data yang sudah kita buat sebelumnya, maka selanjutnya secara otomatis semuanya akan terintegrasi ke dalam aplikasi.

Ketika sudah terisi semuanya, kita tinggal memeriksa file sekali lagi untuk memastikan tidak ada kesalahan sebelum kita mencetaknya.

Sampai di sini saya merasa tidak ada masalah dengan pengisian rapor.

Namun, bagaimana pun satu hal yang saya rasa lebih penting untuk disiapkan adalah bagaimana proses kita mengajar di kelas.

Di situ semuanya harus tuntas setiap pembelajaran, sesuai dengan pemetaan Kompetensi Dasar (KD) yang muncul di dalam tema pembelajaran.

Selain itu, untuk Kompetensi Inti I dan II, yaitu pada aspek spiritual dan sosial, kita harus dengan seksama mengamati perilaku keseharian siswa.

Selanjutnya, kita catat setiap kejadian yang dirasa perlu sebagai data untuk aspek spiritual dan sosial tersebut.

Oleh sebab itu, saya rasa kedisiplinan guru sangat diperlukan untuk mendapatkan data yang otentik setiap harinya.

Jangan biarkan rasa malas dan kebiasaan menunda-nunda pekerjaan menjadikan kita repot sendiri di akhir semester nanti, yaitu pada saat menjelang pembagian rapor.

Bila semuanya dikerjakan sebagaimana mestinya, berjalan sesuai rencana, saya rasa tidak akan ada lagi cerita kita harus lembur berhari-hari untuk menyelesaikan rapor siswa.

Ya, sekali lagi, berkat aplikasi rapor K-13 ini, (nampaknya) semua akan menjadi lebih mudah.





Previous
Next Post »

Terima kasih Anda telah membaca.
Silakan tinggalkan komentar.

Matur nuwun. EmoticonEmoticon