Lingkungan yang sehat dan tidak sehat [Materi Pelajaran IPA Kelas 3 SD Semester 1]

Lingkungan yang sehat dan tidak sehat [Materi Pelajaran IPA Kelas 3 SD Semester 1]



[Video] Apa Kata Mereka tentang Lingkungan yang Sehat dan Lingkungan yang Tidak Sehat

Lingkungan di sekitar kita harus kita jaga dan lestarikan agar tetap bersih dan sehat. Lingkungan yang sehat membuat kita akan merasa betah dan nyaman berada di sana.

Sebaliknya, apabila lingkungan itu tidak kita jaga, maka akan menjadi lingkungan yang tidak sehat. Lingkungan yang tidak sehat dapat menimbulkan penyakit, membuat kita tidak nyaman berada di sana.

Pengertian Lingkungan Sehat dan Lingkungan yang Tidak Sehat

Sederhananya, lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang udara, air, dan tanahnya bersih dan terbebas dari pencemaran dan polusi.

Lingkungan yang tidak sehat adalah lingkungan yang banyak terdapat polusi atau pencemaran, baik udaranya, airnya, dan tanahnya.

Ciri-ciri Lingkungan yang Sehat

1. Udaranya bersih, segar, sejuk, bebas dari asap polusi yang berasal kendaraan bermotor, pembakaran sampah, dan sebagainya.

2. Airnya tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa. Air sungai maupun air sumurnya jernih, sejuk, dan segar.

3. Tanahnya subur. Tanaman dan pepohonan tumbuh dengan subur.

4. Jalanan bersih dari sampah dan kotoran. Tidak ada air kubangan yang menggenang.

5. Hewan-hewan peliharaan tumbuh dengan sehat dan bebas dari penyakit.

Ciri-Ciri lingkungan yang tidak sehat

1. Udara kotor, berdebu, dan banyak asap. Kita bisa sesak napas apabila menghirupnya.

2. Air sungai tercemar oleh sampah dan limbah.

3. Airnya berwarna (keruh), tidak jernih, berbau menyengat, dan berasa.

4. Tanah gersang dan tandus.

5. Jalanan banyak sampah berserakan. Banyak air yang menggenang di jalanan.

6. Hewan-hewan peliharaan banyak yang berpenyakit dan dibiarkan berkeliaran di sekeliling kita.


Upaya Mengurangi Sampah dengan 4R

Kita memang tidak bisa menghindari adanya sampah di sekitar kita. Tapi kita bisa mengurangi sampah yang ada di sekitar kita. Salah satunya adalah dengan 4R.

Apa itu 4R?

4R adalah singkatan dari reuse, reduce, recycle, dan repair.

Reuse adalah menggunakan kembali. Contoh dari tindakan reuse adalah memakai barang yang masih layak dan bisa digunakan. Misalnya, kita menyumbangkan pakaian bekas yang masih sangat layak pakai. 

Reduce adalah mengurangi penggunaan barang-barang yang bisa menimbulkan polusi. Misalnya bila kita berbelanja ke supermarket, kita bawa kantong kain (kantong belanja sendiri) sehingga kita tidak perlu meminta kantong plastik kepada penjaga toko. Kita tahu, plastik merupakan salah satu barang yang tidak bisa terurai (butuh waktu lama ratusan tahun untuk bisa terurai).

Recycle adalah mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak digunakan menjadi barang baru yang bermanfaat. Contoh dari recycle adalah adalah memanfaatkan botol air mineral untuk pot tanaman atau menjadikannya sebagai prakarya atau kerajinan bernilai seni lainnya.

Repair adalah memperbaiki barang-barang yang sudah rusak agar bisa digunakan kembali. Contoh memperbaiki sepeda, HP, televisi yang sudah rusak agar bisa digunakan kembali.

Cara menanggulangi pencemaran (polusi) lingkungan

Pencemaran lingkungan di antaranya adalah pencemaran lingkungan air, tanah, udara, dan pencemaran suara.

Adapun cara menanggulanginya diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Menanam banyak pepohonan agar udara menjadi lebih sejuk dan segar

2. Tidak membakar sampah sembarangan

3. Tidak merokok di tempat umum, apalagi di dekat anak-anak atau bayi

4. Mengurangi menggunakan kendaraan bermotor saat bepergian jarak dekat, misal ke warung sebelah rumah jalan kaki saja.

5. Membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang sampah sembarangan di sungai atau selokan yang bisa mengakibatkan banjir dan pencemaran air sungai.

6. Jangan membuang limbah rumah tangga ke sungai

7. Mengurangi penggunaan pupuk kimia yang berlebihan ke tanah. Juga tidak membuan benda-benda yang mengandung zat kimia berbahaya di tanah..

Demikianlah ringkasan materi sederhana tentang lingkungan yang sehat dan lingkungan yang tidak sehat.

Semoga bermanfaat.
Previous
Next Post »

Terima kasih telah membaca.
Berikan tanggapan Anda di kolom komentar. EmoticonEmoticon