Membuat Kolase dari Koran Bekas (Praktik Pembelajaran SBK SD Labschool Unnes)



rifanfajrin.com

rifanfajrin.com - Membuat Kolase dari Koran Bekas 

(Praktik Pembelajaran SBK SD Labschool Unnes)

Jumat, 5 Februari 2016, @ Kelas 3B SD Labschool Unnes

Jumat adalah hari yang penuh kegembiraan. Pada hari itulah kami, anak-anak SD Labschool Unnes, berkreasi melalui pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK). hehehe.

Jika pada pembelajaran yang lalu saya mengajak anak-anak untuk membuat karya seni tiga dimensi,  (baca: Praktik Membuat Karya Seni Tiga Dimensi, Berkreasi dengan Plastisin/Malam).

Maka, untuk pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kali ini, saya mengajak anak-anak untuk membuat karya seni rupa dua dimensi yang tak kalah asyik! Yaitu, kolase dari koran bekas! Horreeee!!!


Apa itu kolase?
Kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar. Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan berbagai macam paduan bahan.
Sederhananya, kolase adalah teknik untuk membuat karya seni rupa dua dimensi dengan cara memotong dan menempel. 

Alat-alat dan bahan yang diperlukan  untuk membuat karya seni kolase dua dimensi adalah sebagai berikut:

1) Lembar Kertas, bisa kertas karton atau kertas sketsa/gambar
2) Lem
3) Gunting
4) Koran bekas, atau bahan lain yang disebutkan di atas seperti: kaca, kayu, logam, dan sebagainya; atau perpaduan dari bahan-bahan tersebut
5) Gambar

Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1) Siapkan gambar pola pada selembar kertas
2) Potong bahan-bahan (koran bekas) menjadi potongan-potongan kecil
3) Tempelkan potongan-potongan kecil tersebut ke permukaan gambar yang telah disediakan.

Untuk memudahkan anak-anak, saya sudah menyediakan untuk mereka beberapa pola gambar. Yah, meskipun sebenarnya saya nggak pandai menggambar. Gambar yang saya buat dari dulu sampai sekarang rasa-rasanya masih saja terlihat wagu. Hihihi.

Saya berikan mereka 5 pilihan gambar: bunga dalam pot, mobil, tikus, rumah, dan seekor angsa. Saya gandakan gambar-gambar tersebut agar anak-anak bebas memilih gambar yang mereka sukai.

Oya, untuk gambar angsa yang saya sebutkan terakhir itu, saya minta dari Pak Ilham Taqdir, guru/wali kelas 2A SD Labschool Unnes. Pada hari sebelumnya (Kamis, 4 Februari 2016) kelas 2A sudah terlebih dahulu berkarya membuat kolase pada Program Kamis Pagi Moorning Meeting. (Terima kasih loh, Pak Il.... )

Hasilnya, selama dua jam pelajaran anak-anak sibuk berkreasi dengan penuh semangat. Mereka berkreasi, bermain-main dengan warna sesuai imajinasi dan kreativitas mereka. Menurut saya sih, hasilnya cukup lumayan, bagus!

Oya, Anda juga bisa mencoba kolase dari batang korek api, yang nggk kalah keren. 

Berikut ini beberapa foto dokumentasi kegiatan pagi itu!



rifanfajrin.com


rifanfajrin.com

rifanfajrin.com



rifanfajrin.com
Sasikirana Arsaputri

rifanfajrin.com
Hasna Alifa

rifanfajrin.com
Faradita Sabila Abimanyu

Nah, seperti itulah.... Menurut Anda bagaimana hasil karya mereka? 
Apa pun dan bagaimana pun hasil pekerjaan mereka, tentu saja patut kita berikan apresiasi.

Setelah selesai, saya mengajak anak-anak untuk memajang karya masing-masing ke "Dinding Karya dan Apresiasi" yang ada di kelas kami!

Saya sendiri, suka senyum-senyum aja melihat karya-karya mereka. Hihihi. Mungkin karena kalu saya yang bikin kolase, belum tentu lebih baik dari karya anak-anak.

Ah, doaku, "Semoga kelak kalian menjadi pribadi-pribadi yang keren, hebat, dan mampu memberikan kebaikan-kebaikan dan manfaat kepada orang banyak. Terlebih bila kalian sekaligus juga berhasil menginspirasi orang banyak agar sama-sama menjadi orang yang berguna!" Amin.

Demikian kegiatan kami "Membuat Kolas dari Koran Bekas". Semoga bermanfaat dan menginspirasi!

Baca Juga

*) Membuat Lukisan Siluet dengan Media Cat dan Kanvas
**) Membuat karya seni tiga dimensi dengan media plastisin (malam)
***) Lukisan Tiup: Permainan Menggambar dan Mewarnai 

#LabschoolUnnesNggakAdaMatinya!


Previous
Next Post »

Terima kasih telah membaca.
Berikan tanggapan Anda di kolom komentar. EmoticonEmoticon