Liburan Sekolah Tahun 2015

rifanfajrin.com - Liburan Sekolah Tahun 2015

rifanfajrin.com
Istriku (Iin) dan Anakku (Ilyas) berfoto di depan Dua Kelinci, Pati


Liburan sekolah tahun 2015 ini bagiku sungguh luar biasa. Berbeda dengan pemberitaan di televisi terutama di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan kota-kota besar lainnya yang (mungkin) menjengkelkan karena macet, liburanku kali ini cukup lancar. Meskipun hanya dua (2) minggu dan itu pun terpotong oleh jadwal piket di sekolah, aku benar-benar merasakan kelegaan yang cukup lumayan dengan menghabiskan waktu libur bersama keluarga kecilku dengan asyik. Penat dan jenuh, hilang lang lang! :D

Kepenatan dan (mungkin) kejenuhan menjalani rutinitas mengajar, tidak bisa dimungkiri sempat menjangkiti batinku, terutama menjelang berakhirnya semester. Bahkan, satu atau dua minggu sebelum Ujian Akhir Semester Gasal, rasa-rasanya aku sudah tidak mempunyai ide kreatif untuk mengelola kelas tempatku mengajar. Apa yang harus kukerjakan, sementara materi pelajaran sudah habis kuberikan kepada murid-muridku? Maka, pada waktu-waktu tersebut aku hanya memberikan latihan ringan sekaligus penguatan kepada anak-anak agar siap menghadapi ujian semester. Dan alhamdulillah, segala puji bagi Alloh SWT, hasil belajar anak-anak pada semester ini cukup menggembirakan bagiku. 

Walaupun demikian, target pada semester dua (genap) tetap harus dicanangkan. Dan untuk itu, untung saja orang tua murid-muridku mendukungku penuh dan siap bekerja sama. Hal itu kutahu dari hasil ngobrol dengan mereka ketika pembagian rapor kemarin. Terima kasih kuucapkan kepada para orang tua yang baik hati itu, sambil kuberikan hadiah kepada mereka berupa buku kumpulan puisi kelas kami yang alhamdulillah juga diterima dengan senang hati. (baca: buku kumpulan puisi karya keluarga 3B SD Labschool Unnes)

Nah, sekarang kembali ke laptop! Untuk liburan sekolah tahun 2015 sebenarnya memang cukup melelahkan. Secara marathon aku pergi ke Solo, Kudus, sempat balik ke Semarang untuk jatah piket sekolah, lanjut ke Pati. Semua tempat yang kudatangi memang masih di wilayah Jawa Tengah, akan tetapi tetap saja capek! :) Dan inilah catatanku:

Solo

Sebenarnya menurut kalender akademik, liburan sekolah tahun 2015 ini sudah dimulai sejak tanggal 21 Desember. Akan tetapi, kami para guru masih tetap masuk pada tanggal 21, 22, dan 23 Desember untuk evaluasi semester yang telah dijalani dan sekaligus persiapan semester depan. Maka, otomatis waktu liburan kami sudah "disunat" 3 hari. Tidak masalah, karena menurutku hal kegiatan 3 hari tersebut cukup positif untuk guru-guru. 

Maka, tanggal 23 Desember sore hari aku baru berangkat ke Solo. Kebetulan pada keesokan harinya, 24 Desember, adikku, Yunita, dan keluarganya mengadakan syukuran karena  mereka menempati rumah baru. Yah, meskipun tidak terlalu luas, namun cukup untuk berteduh dan semoga rumah tersebut menjadi rumah yang membawa ketentraman, kedamaian, dan kebahagiaan bagi penghuninya,menjadi rumah yang "baiti jannati" bagi mereka. :) Amiin. 

Oya, special moment ketika di Solo karena bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan beriring juga dengan Natal. Solo sangat semarak dengan acara yang sudah menjadi tradisi, yaitu SEKATEN. Kami sekeluarga sempat  juga jalan-jalan ke Alon-Alon kota Solo dan shalat jumat di Masjid Agung Keraton Surakarta (dalam bahasa Jawa bernama resmi: Masjid Ageng Keraton Surakarta Hadiningrat).

Kami di Solo hingga Sabtu pagi. Lalu apa yang membuatku bahagia? Tentu saja kami bisa berkumpul bersama. Dan terutama melihat mereka bertiga (Ilyas, Ammara, dan Arsyil) bermain bersama dan mengabadikannya dalam satu frame foto

rifanfajrin.com
Ilyas, Arsyil, dan Ammara

Kudus

Kudus "wajib" dikunjungi. Ya iyalah, hehehe. Setiap liburan panjang, tentu saja istriku ingin bertemu ibu (neneknya Ilyas), yang setiap harinya biasanya hanya bercakap melalui telepon. Istriku sudah kangen sama ibunya, dan ibu sudah kangen sama cucunya! Hihihi. (Juergen) Klop!

Oya, kami sampai di Kudus pada Sabtu sore. Jadi ceritanya, Sabtu pagi kami bertolak dari Solo dan pulang dulu ke Ambarawa. Nah, siangnya kira-kira pukul 13.00 kami berangkat ke Kudus. Bismillah, kami bertawakal kepada Alloh. Perjalanan kembali ditempuh.

Selama perjalanan, ibuku mengutarakan keinginannya untuk mampir shalat asar di Masjid Agung Demak. Akan tetapi ketika kami sampai di Demak kok ternyata belum masuk waktu shalat asar, maka kami lanjut saja menuju Kudus. Ujung-ujungnya kami shalat asar di Masjid Agung Kudus. :) 

rifanfajrin.com
Masjid Agung Kudus, Jawa Tengah

Pati

Ilyas masih memiliki eyang buyut. Di Ambarawa, alhamdulillah mbah putri (ibu dari bapakku) diberikan kesehatan oleh Alloh SWT dan bahkan mbah putri pun kemarin ikut hadir di syukuran adikku di Solo. Begitu pula, di Kudus dan di Cluwak Pati, Ilyas juga masih memiliki eyang buyut (nenek dari istriku). 

Terakhir kami ke Cluwak, Pati, pada lebaran idul fitri 2015. Saat itu Ilyas masih belum bisa merangkak. Nah, sekarang ini, eyang buyut terlihat gembira melihat Ilyas sudah mulai berdiri dan rambatan. :) Sekarang, eyang buyut sudah sedikit kuwalahan karena Ilyas "tidak mau diam" wkwkwk.

rifanfajrin.com
Ilyas "tidak mau dipangku" oleh eyang buyut

Apa hal yang menyenangkan selama liburan di tempat eyang buyut? yaitu eyang buyutnya Ilyas ini suka memasak dan membuat sambal yang sedap. Hihihi. Selama di Pati, aku makan pagi siang malam selalu melahap sambal. Huah huah huah! wkwkwk. Selain itu, pada pagi hari di sana kami biasa berjalan-jalan menatap persawahan hijau yang luas terhampar. Tetapi kami berjalan-jalan tidak tidak dengan tangan kosong, melainkan kami menenteng beberapa ember berisi pakaian kotor. Ya, kami jalan-jalan melihat-lihat sawah dan menuju sungai untuk mencuci. 

Untuk tadi pagi, tugas mencuci diambil oleh istriku, sementara aku tentu saja senang-senang bercanda sama Ilyas, kucelupkan kakinya di air yang dingin dan menyegarkan itu. Sesekali juga kubasuh wajah dan kepala Ilyas yang kini mulai rambutnya mulai tumbuh kira-kira satu sentimeter. (Beberapa waktu lalu, Ilyas digundul oleh ibunya hihihi). Sayang sekali, istriku tidak mau menyempatkan waktu sedikit saja untuk memotretku bersama Ilyas. Sibuk mencuci, katanya. Wah!

Oya, siang tadi, hujan turun dengan amat derasnya disertai angin kencang. Meski tidak sampai berjam-jam hujan turun, ada beberapa pohon yang tumbang akibat hujan dan angin kencang itu, termasuk pohon di depan rumah eyang buyut. Langit yang semula cerah tiba-tiba saja menjadi muram. Hawa dingin menusuk. Namun, di dalam rumah eyang buyut, suasana yang penuh kehangatan melingkupi batin kami. Wkwk.

Setelah hujan reda, kami kembali pulang ke Kudus. Tak lupa kami mampir ke Dua Kelinci yang belakangan semakin keren dan mendunia karena ikut jadi sponsor Real Madrid itu. Hehehe. Fotonya ada di bagian atas postingan ini loh. Atau.... baiklah, ini foto saya sama Ilyas.... (sama gantengnya  dan sama imutnya kaan??? hihihi)


Begitulah sedikit cerita tentang Liburan Sekolah Tahun 2015 ini. Yah, liburan tidak harus mahal atau keluar banyak uang. Tidak terlalu penting juga pergi ke mana... Pergi ke luar negeri, luar kota, atau dalam kota, bagiku tidaklah perlu terlalu pusing dipikirkan. Bagiku, yang lebih penting dari sekedar habis berapa hemat berapa atau pergi ke mana, adalah dengan siapa dan bagaimana mengisi liburan itu supaya bermanfaat, dan TIDAK MAKSIAT. Hehehehe.

Salam. nantikan post selanjutnya di rifanfajrin.com []
Previous
Next Post »

Terima kasih telah membaca.
Berikan tanggapan Anda di kolom komentar. EmoticonEmoticon